Dua Ruko Jadi Pusat Ledakan, Warga Ungkap Fungsi Gudang Pemasok MBG di Pasar Cimanggis Tangsel

Doni Marhendro
Sejumlah warga tengah mengamankan bahan dagangannya pasca ledakan gudang MBG di Pasar Cimanggis, Tangsel. Foto: Doni Marhendro.

CIPUTAT, iNewsTangsel – Ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah toko (ruko) di sekitar lokasi. 

Warga menyebut bangunan yang diduga menjadi pusat ledakan tersebut digunakan sebagai gudang pemasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (16/10/2026).

Salah satu pemilik bangunan yang terdampak adalah Dinda (31). Lima ruko miliknya mengalami kerusakan akibat ledakan tersebut. Dia memperkirakan kerugian sementara mencapai sedikitnya Rp1 miliar.

Dinda mengatakan, kelima ruko itu digunakan untuk menjalankan usaha toko peralatan bela diri. Hingga kini, dia masih mendata kerusakan bangunan serta barang-barang yang terdampak ledakan.

“Saya belum selesai menghitung semua kerugian. Minimal Rp1 miliar,” ujar Dinda saat menceritakan dampak ledakan yang merusak sejumlah bangunan di kawasan Pasar Cimanggis.

Menurut dia, nilai kerugian tersebut masih berpotensi bertambah setelah seluruh kerusakan dan barang yang terdampak selesai dihitung.

Selain menceritakan kerugian yang dialaminya, Dinda juga mengungkapkan informasi mengenai fungsi bangunan yang diduga menjadi lokasi ledakan.

Berdasarkan pengamatannya, bangunan tersebut terdiri atas empat ruko yang disewa untuk aktivitas gudang pemasok kebutuhan MBG.

“Kalau saya tidak mengada-ada, ya. Saya bicara sesuai dengan apa yang saya lihat. Setahu saya, ada empat ruko yang disewa untuk gudang penyuplai MBG. Dua ruko menjadi pusat ledakan, sedangkan dua lainnya digunakan untuk menyimpan stok bahan, seperti gas dan bahan lainnya,” jelas pengusaha muda asal Yogyakarta tersebut.

Dinda menambahkan, informasi mengenai fungsi bangunan itu juga pernah disampaikan oleh sejumlah karyawan yang bekerja di lokasi.

“Dulu, saat listrik mati, daging-daging yang ada di dalam dikeluarkan semua untuk menghindari kebusukan,” katanya.

Kesaksian serupa disampaikan warga berinisial RAP. Dia mengaku kerap melihat kendaraan mengantre di sekitar bangunan tersebut untuk mengambil bahan pangan.

“Saya sering melihat banyak mobil mengantre untuk mengambil bahan daging yang dibeli dari situ. Ada buah juga yang diambil. Saya juga sering berkomunikasi dengan karyawannya, jadi saya berani memastikan bahwa itu gudang untuk memasok kebutuhan MBG,” ungkap RAP saat berbincang dengan wartawan.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, sejumlah barang yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas gudang MBG masih terlihat di area terdampak.

Barang-barang tersebut di antaranya beberapa tabung gas berkapasitas 52 kilogram dan freezer berukuran besar yang biasa digunakan untuk menyimpan daging.

Ledakan tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan yang diduga menjadi pusat kejadian, tetapi juga merusak sejumlah ruko di sekitarnya. Para pemilik usaha pun mengalami kerugian akibat insiden tersebut.

Hingga kini, total kerugian akibat ledakan masih dalam pendataan. Sementara itu, penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan dan masih perlu menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Editor : Doni Marhendro

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network