Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ciputat Sebut ASN Pilar Utama Moderasi Beragama

Tim iNews. id
.
Jum'at, 11 November 2022 | 10:27 WIB
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jaakarta

TANGERANG SELATAN, iNewsTangsel.id -Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai sebagai pilar utama dalam menerapkan moderasi beragama di Indonesia. Nilai-nilai moderasi beragama cukup kompatibel dengan kerja ASN.    

Hal demikian dikatakan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, di hadapan ratusan ASN dalam Seminar Nasional al-Qur’an dalam kegiatan MTQ Nasional VI Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Padang, Sumatera Barat, Senin (7/11/2022). "ASN harus berperan sebagai pilar dalam menjaga nilai-nilai moderasi beragama sebagai abdi negara dalam berkhidmat kepada masyarakat Indonesia,” ungkap Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta ini.

Lebih lanjut Tholabi mengatakan sembilan nilai moderasi beragama yang harus dipegang erat oleh ASN seperti nilai kemanusiaan, kemaslahatan umum, adil, berimbang, taat konstitusi, komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghormatan kepada tradisi. “Nilai-nilai moderasi beragama sangat kompatibel dengan kerja ASN,” tegas Tholabi. 

Ketua Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia ini menegaskan nilai-nilai moderasi beragama akan memberi dampak pada peningkatan kualitas dan integritas birokrasi dalam menjalankan pelayanan publik. “Nilai-nilai moderasi beragama secara linier akan memberi penguatan pada integritas, peningkatan layanan publik serta penguatan kapasitas ASN,” tegas Tholabi. 

Dalam kesempatan yang sama, narasumber lain, Prof. Dr. Rusydi AM, menyoroti tentang akhlak aparatur sipil negara. Bagi Rusydi akhlak sangat penting dalam kehidupan dan bernegara. Menurut dia, akhlak memiliki nilai penting dalam kehidupan bebangsa dan menentukan perjalanan arah bangsa. "ASN harus memiliki akhlak yang baik, pertama, akhlak kepada orang tua, kedua, akhlak kepada sesama, ketiga, akhlak berkomunikasi sesama ASN dan kepada masyarakat, keempat, akhlak kepada lingkungan", jelasnya. 

Di tempat yang sama, narasumber ketiga, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama, Dr Nurudin, mengulas pentingnya ASN sebagai perekat bangsa. Menurutnya, ASN harus memiliki kompetensi sosio kultural. Nurudin menekankan pentingnya kompetensi resolusi konflik bagi ASN.  "Makanya ASN perlu dibekali kompetensi resolusi konflik agar menjadi aktor utama kerukunan umat beragama", pungkasnya.

Editor : Solla
Bagikan Artikel Ini