Film Qorin 2 Hadirkan Film Horor Slasher dan Angkat Pesan stop Bullying
JAKARTA, iNewsTangsel.id- Rumah produksi Rapi Films bersama SL23 merilis film horor terbaru berjudul Qorin 2, disutradarai oleh Ginanti Rona dan ditulis oleh Lele Laila, film ini menampilkan pendekatan horor slasher sekaligus mengangkat tema sosial tentang perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Sebagai aktor yang jarang terlibat dalam film horor, dia menyebutkan Qorin 2 membuatnya tertarik bergabung karena memiliki kedalaman cerita dan memberikan tantangan baru baginya.
“Cerita ini sebenarnya tentang keluarga dan hubungan orangtua serta anak. Makmur bertindak didorong rasa putus asa untuk melindungi anaknya yang mengalami perundungan atau bullying,” ujar Fedi Nuril dalam press screening, belum lama ini.
Dalam film itu, Fedi Nuril memerankan bapak yang mencari keadilan untuk anaknya yang menjadi korban bullying. Namun, di sisi lain dia juga melihat dimensi keluarga tentang relasi orangtua dan anak.
"Sejauh mana cinta orang tua ke anaknya, dan bisa melakukan hal yang dianggap sebagai cara untuk melindungi sang anak. Itu semua terjadi atas dasar rasa keputusasaan yang dialami,” tambah Fedi Nuril.
Aktor Ali Fikry, pemeran Jaya, berharap film ini dapat memberi keberanian bagi korban perundungan untuk bersuara.“Kalau kalian menjadi korban perundungan, tolong reach out ke seseorang. Selalu ada yang mau mendengarkan,” kata Ali.
Dalam kesempatan sama, Produser Sunil Samtani menjelaskan bahwa Qorin 2 tidak memiliki kesinambungan langsung dengan film pertama.
Dia mengungkapkan bahwa pada dasarnya, benang merah dari Qorin dan Qorin 2 adalah bagaimana seseorang memanggil jin qorin, dengan ritual yang ada. “Pada film Qorin 2, yang menarik adalah isunya sangat relate dengan situasi sekarang, tentang bullying yang terjadi di lingkungan sekolah,” ungkap produser Sunil Samtani.
Senada, Produser Susanti Dewi menambahkan bahwa Qorin 2 dirancang untuk naik tingkat dalam aspek cerita maupun pendekatan isu sosial.
“Kami ingin menghadirkan film yang lebih relevan dengan situasi saat ini, termasuk persoalan bullying di sekolah,” kata Susanti.
Sutradara Ginanti Rona mengatakan Qorin 2 menghadirkan intensitas yang lebih tinggi dibanding film sebelumnya.Film Qorin 2 juga memiliki cerita yang lebih mendalam, dan semoga film ini bisa menghibur namun sekaligus menjadi cerminan terhadap peristiwa yang terjadi sekarang yakni bullying.
“Secara teknis maupun artistik, ada peningkatan skala produksi. Kami berharap film ini tidak hanya menghibur tetapi juga menjadi cerminan atas peristiwa yang terjadi di sekitar kita terutama kasus bullying,” ucapnya.
Film Qorin 2 berkisah tentang Makmur (Fedi Nuril), seorang pemulung yang anaknya menjadi korban bullying di sekolah. Alih-alih mendapat penyelesaian, laporan Makmur diabaikan pihak sekolah.
Situasi ini mendorong Makmur mengambil jalan ekstrem dengan memanggil jin qorinnya demi mencari keadilan. Sementara itu, kondisi kampung tempat mereka tinggal mulai diliputi suasana mencekam ketika muncul sosok misterius berponco yang mengincar warga.
Film Qorin 2 diproduseri oleh Susanti Dewi dan Sunil Samtani, dibintangi Fedi Nuril, Ali Fikry, Wavi Zihan, Muzakki Ramdhan, Seroja Hafiedz, Dimas Aditya, Indra Birowo, Epy Kusnandar, Sari Koeswoyo, Fitrie Rachmadhina, Gilang Devialdy, Vincentius Jeremhia, Ben Malaihollo, dan Quentin Stanislavski ini akan tayang mulai 11 Desember 2025.
Editor : Hasiholan Siahaan