Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Standar Operasional Internasional Dorong JICT Perkuat Rantai Pasok Logistik Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Korban Banjir Sumut Dapat Fasilitas Sanitasi Layak, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:20 WIB
  • author Aries
Korban Banjir Sumut Dapat Fasilitas Sanitasi Layak, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air
PT JICT membangun infrastruktur air bersih dan sanitasi di wilayah terpencil Aceh dan Sumatera Utara pascabencana banjir. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Warga di pelosok Aceh dan Sumatera Utara kini dapat bernapas lega setelah akses air bersih yang sempat terputus akibat banjir bandang mulai kembali mengalir ke pemukiman mereka. Pembangunan infrastruktur krusial seperti sumur bor dan sistem pipanisasi ini menjadi oase di tengah trauma bencana yang sempat melumpuhkan aktivitas harian masyarakat di wilayah terpencil.

Kehadiran fasilitas sanitasi dan MCK yang layak di titik-titik terdampak diharapkan mampu memulihkan standar kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit pascabencana. Langkah nyata ini merupakan bentuk kepedulian mendalam PT Jakarta International Container Terminal (JICT) untuk memastikan warga di daerah dengan akses terbatas tetap mendapatkan hak dasar mereka demi masa depan yang lebih sehat.

Komitmen kemanusiaan ditunjukkan dengan membangun fasilitas air bersih dan sanitasi di wilayah terdampak banjir bandang di Aceh serta Sumatera Utara. Program ini secara khusus menjangkau desa-desa terpencil di Tapanuli Selatan, Gayo Lues, dan Aceh Timur yang sempat terisolasi akibat bencana longsor.

Direksi JICT bahkan harus menggunakan pesawat perintis dan menempuh jalur darat ekstrem selama lima hari untuk memastikan bantuan sampai ke titik yang paling sulit dijangkau. Kehadiran jajaran pimpinan ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung kebutuhan riil masyarakat yang kehilangan akses infrastruktur dasar.

"Fokus kami adalah memastikan masyarakat dapat kembali mengakses kebutuhan dasar seperti air bersih, yang menjadi fondasi utama pemulihan kesehatan pascabencana," ujar Direktur Administrasi JICT, Henry Naldi, dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026). 

Ia menekankan bahwa ketersediaan sanitasi yang layak adalah langkah krusial agar aktivitas sehari-hari warga dapat kembali normal secepat mungkin.

Di wilayah Garoga, Tapanuli Selatan, tim memfokuskan bantuan pada pembangunan fasilitas MCK serta sarana pendukung di tempat ibadah sebagai pusat aktivitas sosial warga. Langkah ini diambil karena fasilitas umum di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah sehingga menghambat pemenuhan kebutuhan sanitasi masyarakat setempat.

Sementara itu, pembangunan sumur bor dan sistem pipanisasi dilakukan secara intensif di wilayah Blangkejeren serta Penomon, Kabupaten Gayo Lues. Infrastruktur ini dirancang untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi warga yang sumber air utamanya sempat tercemar material banjir.

Untuk wilayah Aceh Timur, tim JICT memberikan prioritas pada pembangunan fasilitas MCK guna mendukung kesehatan lingkungan dan mencegah penyebaran penyakit pascabencana. Seluruh proses pembangunan melibatkan kolaborasi erat dengan PMI serta pemerintah daerah setempat agar fasilitas yang ada dapat dipelihara dengan baik.

Henry Naldi menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan dalam pemulihan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dalam mendukung ketahanan masyarakat nasional. "Pemulihan bencana tidak hanya butuh bantuan jangka pendek, tapi juga infrastruktur dasar yang dapat digunakan secara berkelanjutan," tegas Henry.

Sebagai operator terminal peti kemas utama, JICT berkomitmen untuk terus mendorong program sosial yang berorientasi pada dampak jangka panjang bagi masyarakat luas. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan warga di pelosok Aceh dan Sumatera Utara dapat bangkit kembali dengan kondisi kesehatan yang lebih terjaga.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut