Erick Thohir Tegaskan City Rally Sarana Pembinaan Olahraga Otomotif
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Ajang Teladan Metropolitan City Rally (TMCR) 2026 tidak hanya menjadi kompetisi ketangkasan berkendara, tapi juga sebagai wadah pembinaan olahraga otomotif yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir yang hadir pada puncak penyelenggaraan TMCR 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (28/6/2026).
Menurut Erick, kegiatan olahraga yang melibatkan berbagai komunitas dan masyarakat luas seperti city rally memiliki nilai strategis karena tidak hanya mendorong prestasi, tapi juga memperkuat ekosistem olahraga nasional.
"Event seperti ini menunjukkan, olahraga dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak sekaligus memberikan dampak ekonomi melalui keterlibatan UMKM dan komunitas," ujar Erick usai menyerahkan langsung trofi kepada para juara dalam rangkaian penutupan acara, seperti dalam keterangan, Kamis (2/7/2026).
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Teladan (IKA Teladan) SMAN 3 Jakarta, Boy Thohir menambahkan, penyelenggaraan rally ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pemerintah, komunitas otomotif, alumni, hingga tokoh nasional. Ajang tersebut diharapkan menjadi agenda yang mampu mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan olahraga time rally kepada masyarakat yang lebih luas.
"Keberhasilan kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperluas pembinaan olahraga otomotif sekaligus memperkuat kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dalam menghadirkan event olahraga yang aman, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana kegiatan, Doni Umardanus menjelaskan rally ini dirancang bukan hanya sebagai wadah kompetisi ketangkasan berkendara dan navigasi, melainkan juga sebagai ajang silaturahmi akbar yang mengedepankan sportivitas, tertib lalu lintas, dan pengenalan potensi pariwisata urban Jakarta.
"Apalagi, rute yang disusun melintasi berbagai kawasan bersejarah, destinasi ikonik, serta sejumlah lokasi yang memiliki nilai budaya di Jakarta. Jadi, peserta tidak hanya mengikuti kompetisi olahraga otomotif, tapi juga memperoleh pengalaman mengenal sejarah dan perkembangan ibu kota," ungkapnya.
Ia memaparkan, kegiatan tahun ini juga mencatat sejumlah capaian, di antaranya penyelenggaraan seluruh rangkaian lomba tanpa kecelakaan (zero accident). Berbagai komunitas otomotif turut ambil bagian, termasuk komunitas Volkswagen yang menjadi peserta terbanyak.
"Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Roesmanhadi yang berusia 81 tahun tidak hanya hadir dalam seremoni pelepasan peserta, tetapi juga turun langsung mengikuti perlombaan sebagai peserta, menjadikannya peserta tertua dalam event tersebut," terangnya.
Di kategori kompetisi, lanjutnya, sejumlah wajah baru berhasil naik podium. Duet kakak beradik dari keluarga Koestoro mencuri perhatian setelah meraih juara pertama kategori mobil listrik (EV) serta finis di posisi keempat Kejuaraan Umum Non-Seeded pada debut mereka di ajang time rally.
"Selain menghadirkan kompetisi time rally mobil, kegiatan ini juga diramaikan fun bike, rally motor, serta bazar UMKM yang diikuti para pelaku usaha binaan alumni. Kehadiran ratusan peserta dan pengunjung membuat kawasan Balai Kota tetap hidup sejak pagi hingga sore hari," pungkas Doni.
Editor : Elva Setyaningrum