Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : AC Bukan Cuma Soal Dingin, Teknologi AI Ini Punya Fungsi yang Tak Banyak Diketahui
Advertisement . Scroll to see content

Transformasi Industri HVACR Mengarah ke Sistem Cerdas dan Hemat Energi

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:43 WIB
  • author Elva
Transformasi Industri HVACR Mengarah ke Sistem Cerdas dan Hemat Energi
Talk show Cool Intelligence 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati World Refrigeration Day 2026. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsTangsel.id -Transformasi industri pemanas, ventilasi, pendingin udara, dan refrigerasi (HVACR) di Indonesia semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi cerdas yang mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan.

‎Hal tersebut mengemuka dalam talk show Cool Intelligence 2026 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati World Refrigeration Day 2026. Forum yang diinisiasi Asosiasi Ahli Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (A2RTU) itu mempertemukan kalangan akademisi, pelaku industri, pemerintah, kontraktor, konsultan, manufaktur, dan praktisi HVACR untuk membahas perkembangan teknologi di sektor tersebut.

‎Ketua Umum A2RTU, Kafi'uddin, mengatakan, transformasi industri HVACR memerlukan dukungan inovasi teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan agar daya saing Indonesia di sektor ini semakin mampu bersaing di tingkat global.

‎"Penerapan teknologi yang lebih efisien tidak hanya berpotensi menekan konsumsi energi, tapi juga meningkatkan produktivitas dan mendukung target pengurangan emisi karbon," katanya, Sabtu (4/7/2026). 

‎Dalam forum tersebut, berbagai perkembangan teknologi turut dibahas, mulai dari penggunaan penggunaan refrigeran yang lebih ramah lingkungan, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), penerapan Smart Building dan Building Management System (BMS), peningkatan kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality/IAQ), hingga strategi efisiensi energi yang mendukung pencapaian target Net Zero Emission.

‎"Selain menjadi wadah pertukaran gagasan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara organisasi profesi dan pelaku usaha dalam mendorong adopsi teknologi HVACR yang lebih modern. Sejumlah perusahaan dari sektor HVACR turut mendukung penyelenggaraan kegiatan sebagai bentuk kolaborasi dalam pengembangan ekosistem industri," ungkapnya.

‎Pada kesempatan tersebut, lanjut Kafi'uddin, pihaknya juga memberikan penghargaan Tokoh HVACR Indonesia 2026 kepada tiga tokoh yang dinilai berjasa dalam pengembangan pendidikan, profesi, dan industri HVACR nasional.

‎"Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing industri di masa mendatang," ujarnya.

‎Ia menerangkan melalui forum ini, pelaku industri berharap transformasi menuju sistem HVACR yang cerdas, hemat energi, dan berkelanjutan dapat mempercepat modernisasi sektor bangunan dan manufaktur, sekaligus membuka peluang pertumbuhan bagi industri HVACR di Indonesia.

Editor: Elva Setyaningrum

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut