Komika Gian Luigi Angkat Suara, Penyegelan Kantor Dinilai Rugikan Masyarakat
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Isu penyegelan kantor di kawasan Arjuna Bowling, Jakarta Barat, kembali menjadi sorotan setelah komika Gian Luigi mengangkatnya melalui media sosial. Alih-alih membahas sengketa lahan yang menjadi akar persoalan, Gian menyoroti dampak langsung terhadap para karyawan yang kehilangan akses bekerja.
Dalam video yang viral, Gian mengaku menerima banyak laporan dari pekerja yang terdampak. Ia menegaskan bahwa konflik kepemilikan lahan seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum, tanpa merugikan pihak yang tidak terlibat, terutama karyawan.
“Yang jadi korban justru pekerja. Mereka tidak bisa masuk kantor, bahkan ada yang tidak diizinkan mengambil barang pribadi,” ujar Gian dalam unggahannya, Senin (5/7/2026).
Fenomena ini memicu reaksi luas di media sosial. Banyak warganet menilai persoalan penyegelan tidak hanya soal hukum kepemilikan, tetapi juga menyangkut perlindungan hak pekerja yang menggantungkan hidup pada aktivitas di lokasi tersebut.
Gian juga menyinggung peran organisasi masyarakat (ormas) yang disebut-sebut terlibat dalam penyegelan. Menurutnya, ormas seharusnya berkontribusi menciptakan ketertiban, bukan memperkeruh situasi yang berdampak pada masyarakat kecil.
Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan menjadi penengah agar konflik tidak berlarut-larut. Harapannya, para karyawan dapat kembali bekerja tanpa harus menjadi korban dari sengketa yang belum terselesaikan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa konflik lahan tidak hanya berdampak pada pihak yang bersengketa, tetapi juga pada pekerja yang berada di dalam ekosistem tersebut. Penyelesaian yang adil dan sesuai hukum dinilai penting agar tidak menimbulkan kerugian sosial yang lebih luas.
Editor : Hasiholan Siahaan