get app
inews
Aa Text
Read Next : Powerful Indonesia Festival 2026 Angkat Warisan Jalur Rempah Nusantara

Hari Kebaya Nasional 2026: Film Jalan Pulang Angkat Makna Kebaya bagi Generasi Muda

Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:30 WIB
header img
Cerita berpusat pada karakter Dara, seorang creative director yang awalnya memandang kebaya secara profesional, hingga akhirnya menemukan makna mendalam melalui perjalanan pulang dan relasi dengan ibunya.. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perayaan Hari Kebaya Nasional 2026 dimaknai dengan pendekatan berbeda oleh Bakti Budaya Djarum Foundation melalui peluncuran film pendek Jalan Pulang. Karya ini tidak sekadar menampilkan kebaya sebagai simbol budaya, tetapi mengangkat sisi personal dan emosional yang dekat dengan kehidupan perempuan Indonesia masa kini.

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian, menyebut proyek tahun ini menjadi langkah baru dalam kampanye pelestarian kebaya. Setelah sebelumnya menghadirkan konsep artistik dan kolosal, kini mereka memilih pendekatan yang lebih intim dan reflektif.

“Kami ingin menghadirkan cerita yang lebih dalam dan personal. Kebaya bukan hanya warisan budaya, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari yang menyimpan banyak makna,” ujar Renitasari dalam gala premiere di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Film berdurasi 20 menit ini disutradarai oleh Bramsky dengan naskah karya Widya Arifianti dan Ayesha Alma Almera. Deretan aktris seperti Sheila Dara, Widyawati, Asri Welas, hingga Sharon Sitania tampil memperkuat emosi cerita yang berfokus pada hubungan ibu dan anak.

Berbeda dari kampanye sebelumnya, Jalan Pulang memotret kebaya sebagai medium yang menyimpan memori lintas generasi. Cerita berpusat pada karakter Dara, seorang creative director yang awalnya memandang kebaya secara profesional, hingga akhirnya menemukan makna mendalam melalui perjalanan pulang dan relasi dengan ibunya.

Sheila Dara mengaku naskah film ini terasa dekat dengan kehidupan pribadinya. Ia menilai kebaya bukan hanya busana tradisional, melainkan simbol yang menyimpan cerita keluarga dan kenangan emosional.

“Yang diwariskan bukan cuma kebayanya, tapi juga cerita dan momen hangat di baliknya,” ungkap Sheila.
Senada, Asri Welas menegaskan kebaya telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sejak kecil sebagai penari. Ia menilai pelestarian kebaya penting di tengah arus globalisasi agar generasi muda tetap mengenal identitas budayanya.

Film Jalan Pulang akan tayang di kanal YouTube Indonesia Kaya mulai 24 Juli 2026. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi medium edukasi sekaligus pengingat bahwa kebaya bukan sekadar pakaian tradisional, melainkan identitas budaya yang terus hidup dan relevan di era modern.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut