Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Film Bapakmu Kiper Bongkar Fenomena Unik di Balik Sepak Bola Tarkam
Advertisement . Scroll to see content

Ada Apa dengan Mencuci Piring? Kisah Duka Ini Bakal Diangkat ke Layar Lebar

Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:40 WIB
  • author Thomas Manggala
Ada Apa dengan Mencuci Piring? Kisah Duka Ini Bakal Diangkat ke Layar Lebar
Film adaptasi Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan menjadi film panjang kelima Wregas setelah Harga Teman dan Para Perasuk yang dijadwalkan pada 2026, serta Budi Pekerti dan Penyalin Cahaya. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pengalaman menghadapi duka dan kehilangan dalam buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan diangkat ke layar lebar. Film adaptasi karya psikiater dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ tersebut akan disutradarai Wregas Bhanuteja.

Proyek film panjang ini dijadwalkan mulai memasuki tahap produksi pada awal 2027 dan ditargetkan tayang di bioskop pada tahun yang sama. Adaptasi tersebut mempertemukan Wregas dengan Rekata Studio.

Pengumuman proyek disampaikan dalam Pesta Literasi Indonesia 2026 di Cipete, Jakarta Selatan. Buku yang pertama kali diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2023 itu berangkat dari pengalaman personal serta pengamatan klinis Andreas dalam mendampingi orang menghadapi proses duka.

Dengan gaya penulisan ringan, humor gelap, dan panduan praktis, buku tersebut mendapat perhatian pembaca dan meraih penghargaan Book of the Year dalam Ikapi Awards 2024.

Bagi Wregas Bhanuteja, film ini menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya ia mengadaptasi buku nonfiksi menjadi film panjang. Sutradara Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti itu tertarik mengangkat buku tersebut setelah menemukan kedekatan emosional dengan gagasan tentang hidup dan kehilangan yang disampaikan Andreas.

“Saya merasakan perspektif yang baru dalam memandang hidup dan kehilangan. Dan inilah yang menguatkan saya untuk memfilmkan buku ini,” ujar Wregas, Selasa (6/10/2026).

Ia mengatakan proses adaptasi tidak sekadar memindahkan isi buku ke dalam skenario. Pengalaman dan pengamatan klinis Andreas akan diterjemahkan ke dalam bahasa visual sinema.

Sementara itu, Andreas berharap film tersebut dapat menjadi teman bagi penonton yang sedang menghadapi kehilangan.

“Buku ini lahir dari proses saya memaknai duka dan kehilangan. Saya berharap filmnya nanti juga bisa menjadi teman perjalanan yang hangat untuk para penonton yang saat ini mungkin sedang melewati masa-masa dukanya,” kata Andreas.

Nama Wregas dikenal melalui sejumlah karya film yang mendapat perhatian di tingkat nasional dan internasional. Film pendek Prenjak membawanya meraih penghargaan di Festival Film Cannes pada 2016.

Film adaptasi Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring akan menjadi film panjang kelima Wregas setelah Harga Teman dan Para Perasuk yang dijadwalkan pada 2026, serta Budi Pekerti dan Penyalin Cahaya.

Produksi film dijadwalkan dimulai pada awal 2027 dengan rencana penayangan di bioskop pada tahun yang sama.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut