Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cuaca Tangsel Hari Ini Hujan Ringan, Akhir Pekan Diprediksi Cerah dan Panas
Advertisement . Scroll to see content

Kick Off HSN 2026, PCNU Tangsel Ajak Santri Bergerak dari Resolusi Jihad ke Resolusi Peradaban

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:13 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Kick Off HSN 2026, PCNU Tangsel Ajak Santri Bergerak dari Resolusi Jihad ke Resolusi Peradaban
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka rangkaian acara Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Foto: Ist

CIPUTAT, iNewsTangsel.id  -  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka rangkaian acara Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Menyambut momen bersejarah yang diperingati setiap 22 Oktober tersebut, PCNU Tangsel telah menyiapkan 14 jenis kejuaraan dan perlombaan.

Dalam acara peluncuran yang digelar di Gedung Graha Aswaja I PCNU, Ciputat, Tangsel, Selasa (13/10/2026) malam, Ketua PCNU Kota Tangsel, KH Abdullah Mas’ud, mengingatkan kembali makna mendalam dari peristiwa 22 Oktober 1945. Menurutnya, Resolusi Jihad yang dikobarkan oleh Hadratus Syeikh KH Hasyim Asy'ari merupakan pilar sejarah penting dalam mempertahankan kemerdekaan dan menegakkan NKRI.

Kendati demikian, Kiai Mas’ud menekankan bahwa medan perjuangan para santri di era modern telah bergeser.

“Jika dulu para santri berjuang ikut jihad berperang fisik dalam rangka mempertahankan kemerdekaan, maka pada hari ini medannya sudah berbeda. Tantangan santri kini antara lain; dekadensi moral, akhlak, kebodohan, kemiskinan, hingga tantangan menghadapi perkembangan teknologi informasi, dan kini saatnya santri bergerak untuk resolusi peradaban,” tegas KH Abdullah Mas’ud.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran ulama dan pengurus NU, di antaranya Rais Syuriah PCNU KH Himam Muzzahir, Sekretaris Syuriah KH Ahmad Syarif Hidayat, Sekretaris Tanfidz PCNU KH Fikri Hakim, serta jajaran pengurus MWC dan PRNU se-Kota Tangsel.

Mendorong Peran Pesantren dalam Menjawab Tantangan Zaman

Kiai Mas’ud melanjutkan bahwa pesantren dituntut untuk selalu hadir memberi solusi nyata di tengah permasalahan masyarakat modern. Jika di masa lalu semangat yang dikobarkan adalah perang fisik, maka saat ini santri harus fokus pada pembangunan kualitas hidup dan peradaban.

“Jika jihad fisik sudah selesai, sekarang saatnya jihad melawan kebodohan, kemiskinan, dan tantangan teknologi informasi dalam mengisi kemerdekaan RI sekaligus membangun peradaban,” ungkapnya.

Untuk menyemarakkan HSN 2026, PCNU Tangsel mengagendakan beragam kegiatan keagamaan, edukasi, hingga olahraga. Mulai dari istighosah, refleksi resolusi jihad, bahtsul masail, Musabaqah Tilawatil Kutub (MTK), Musabaqah Hifzil Hadis (MHH), Pildacil, turnamen bulu tangkis, hingga doa dan zikir bersama untuk Palestina.

Tidak hanya kompetisi, momentum ini juga ditandai dengan peluncuran 9 Gerakan Santri Tangsel yang mencakup berbagai sektor strategis, seperti kesehatan, ekonomi, Lazisnu, dan pendidikan. Seluruh Rangkaian acara ini juga menjadi wadah konsolidasi bagi pengurus dan Badan Otonom (Banom) NU di wilayah Tangsel.

Menutup arahannya, Kiai Mas’ud berpesan agar seluruh warga Nahdliyin berpartisipasi aktif menyemarakkan peringatan ini.

“Hari Santri ini milik Nahdlatul Ulama, tapi sekarang sudah menjadi hari besar nasional. Untuk itu, kalau warga NU tidak merayakan Hari Santri ini, ya pasti memprihatinkan,” pungkasnya.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut