Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : FFW 2026 Masuki Babak Akhir, Lima Juri Tentukan Pemenang Film Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Film Piye To Kih? Rilis Teaser, Mukidi hingga Penyok Siap Mengocok Perut Penonton

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:57 WIB
  • author Thomas Manggala
Film Piye To Kih? Rilis Teaser, Mukidi hingga Penyok Siap Mengocok Perut Penonton
Ceritanya berangkat dari situasi yang realistis, kemudian berkembang melalui reaksi berlebihan, kesalahpahaman, dan perilaku tokoh yang semakin tidak masuk akal. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kreator komedi asal Kediri, Jawa Timur, Woko Channel, bersiap merambah layar lebar melalui film Piye To Kih? yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 19 November 2026. Film ini menjadi ujian bagi popularitas komedi berbasis bahasa daerah untuk menarik penonton perfilman nasional.

Film produksi Miracle Pictures tersebut disutradarai Ito Mavin Afriandy dengan menghadirkan karakter-karakter yang telah dikenal melalui konten digital Woko Channel, di antaranya Mukidi, Gendut, dan Penyok.

Peralihan dari YouTube ke bioskop menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok komedi ini. Mereka dituntut mempertahankan humor spontan dan dialog khas Jawa Timur, sekaligus menyajikan cerita yang utuh dengan konflik serta alur yang mampu menjaga perhatian penonton sepanjang film.

Sutradara Ito Mavin Afriandy mengatakan, kekuatan komedi Woko Channel terletak pada kemampuannya mengolah persoalan sehari-hari menjadi rangkaian kejadian konyol.

“Ceritanya berangkat dari situasi yang realistis, kemudian berkembang melalui reaksi berlebihan, kesalahpahaman, dan perilaku tokoh yang semakin tidak masuk akal. Penonton dibuat tertawa bukan hanya oleh dialog, melainkan juga oleh situasi yang terus melenceng dari perkiraan,” ujar Ito, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, unsur komedi juga diperkuat melalui gaya slapstick, ekspresi tubuh, pertengkaran konyol, serta respons spontan para pemain. Persoalan sederhana dapat berkembang menjadi keributan ketika para tokohnya justru memperumit keadaan.

Bahasa Jawa Timur menjadi bagian penting dari identitas humor tersebut. Celetukan, sindiran, logat, dan ungkapan sehari-hari menghadirkan suasana yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ungkapan “Piye To Kih?” yang dipilih sebagai judul film juga mencerminkan gaya komunikasi khas Woko Channel yang selama ini dikenal oleh penggemarnya.

Selain Heri Candra sebagai Mukidi, Sutrisno Agung sebagai Gendut, dan Eko Dudung sebagai Penyok, film ini turut melibatkan Wiyono sebagai Pak Nggalino, Rizka Oktavia sebagai Mintul, Marwoto, Yono Bakrie, dan TJ.

Skenario film ditulis Endik Koeswoyo. Tim produksi kini membawa karakter dan gaya komedi yang berkembang di platform digital ke format layar lebar dengan tuntutan penceritaan yang berbeda.

Popularitas di YouTube menjadi modal awal bagi Woko Channel untuk menjangkau penonton bioskop. Namun, jumlah pengikut dan popularitas karakter tidak otomatis menjamin keberhasilan film di layar lebar.

Kekuatan cerita, ritme humor, dan kemampuan mengembangkan karakter akan menjadi faktor penting dalam menentukan penerimaan penonton.

Film tersebut dijadwalkan hadir di bioskop mulai 19 November 2026.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut