Gaya Hidup, Bikin Ratusan Warga Banten Terjerat Pinjol

Elva
Suasana call center OJK saat menerima keluhan masyarakat terkait pinjol. Foto Ist

BANTEN, iNewsTangsel.id - Ribuan masyarakat Banten melayangkan keluhan terkait layanan sektor jasa keuangan ke kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten. Tercatat, hingga pertengahan 2025 dari total 1.315 laporan yang masuk, lebih dari separuhnya berkaitan dengan jeratan pinjaman online (pinjol).

Kepala OJK Banten, Adi Dharma, menjelaskan, fenomena ini mencerminkan tingginya keresahan warga terhadap layanan keuangan, terutama pinjol. 

“Dari 1.315 laporan pengaduan, sekitar 600 di antaranya terkait pinjol. Sisanya didominasi perbankan,” katanya di Banten, Jumat (29/8/2025). 

Menurutnya, sebagian besar korban pinjol adalah masyarakat usia produktif. Pinjaman cepat kerap diambil untuk kebutuhan konsumtif, bukan untuk pengembangan usaha. 

“Rata-rata mereka terjerat karena kebutuhan konsumtif, bukan produktif,” terangnya. 

Adi menegaskan, kondisi ini menjadi alarm penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan. Untuk itu, setiap individu diminta berhati-hati sebelum mengambil keputusan meminjam, dan memastikan bahwa kebutuhan benar-benar mendesak serta mampu dibayar.

“Banyak masyarakat terjebak dalam lingkaran utang akibat minimnya literasi keuangan. Pinjol itu boleh saja dimanfaatkan, tapi harus bijak. Jangan sampai hanya untuk gaya hidup, lalu akhirnya membebani diri sendiri,” imbuhnya.

Salah satu warga, Sarwanti 33) mengaku, pernah terlilit utang pinjol hingga puluhan juta rupiah hanya karena ingin memenuhi kebutuhan gaya hidup. Awalnya, hanya meminjam Rp1 juta. Tapi karena bunga tinggi dan cicilan yang menumpuk, jumlahnya terus membengkak. 

“Saya stres, sampai keluarga ikut kena dampaknya. Baru sadar kalau pinjol itu bukan solusi. Kalau kita tidak hati-hati, pinjol bisa jadi jebakan,” ujarnya.

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network