Jangan Tunggu Sakit! Deteksi Dini Kesehatan Pencernaan Mampu Cegah Penyakit Usus

Aries
Seminar bertajuk “Sehat Itu Ibadah” di Universitas Darunnajah. (Foto: ist)

JAKARTA, iNewsTangsel - Sunway Medical Centre Penang berkolaborasi dengan Laznas Darunnajah sukses menyelenggarakan seminar internasional dan santunan yatim di Universitas Darunnajah, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Agenda bertajuk “Sehat Itu Ibadah” ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sistem pencernaan demi kualitas hidup yang lebih baik.

Acara yang berlangsung di Aula Al Ghazali ini dihadiri oleh civitas akademika, mahasiswa, hingga anak-anak yatim yang menerima santunan sosial. Selain mempererat tali silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan ini menjadi wadah edukasi medis yang mempertemukan pakar kesehatan dengan masyarakat umum.

Dokter Spesialis Bedah Umum dan Kolorektal, dr. Saidah Sahid, memberikan paparan mendalam mengenai bahaya penyakit usus yang sering terlambat terdeteksi. Ia menekankan bahwa gejala gangguan pencernaan kronis seringkali diabaikan hingga mencapai stadium lanjut yang sulit ditangani.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memahami pentingnya deteksi dini sehingga penyakit dapat ditangani lebih cepat dan kualitas hidup terjaga,” ujar dr. Saidah Sahid, dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/3/2026).

Pada kesempatan itu, dr. Saidah mengingatkan peserta bahwa pemeriksaan kesehatan berkala adalah investasi jangka panjang bagi tubuh.

Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much Hasan Darojat, turut memberikan sambutan hangat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur atas amanah Tuhan. Senada dengan hal tersebut, sesi tausiyah mengingatkan bahwa tubuh yang bugar merupakan modal utama dalam menjalankan ibadah secara maksimal.

Manager International Sunway Medical Centre Penang, Muhammad Nasir Mohd Zakaria, menegaskan komitmennya dalam memperluas literasi kesehatan bagi masyarakat di Indonesia. “Kami berharap masyarakat lebih memahami pencegahan penyakit melalui kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai institusi pendidikan,” ungkap Nasir.

Rangkaian acara ditutup dengan pemberian santunan kepada pendidik dan anak yatim serta momen buka puasa bersama yang penuh kehangatan. Sinergi antara edukasi medis dan kepedulian sosial ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas kesehatan, tetapi juga memiliki jiwa kepedulian tinggi.

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network