Tumor Otak Diam-Diam Mengintai, Ini Peringatan Serius dari RSPON

Denny Pohan
Diperkirakan sekitar 15–30 persen kasus tumor otak merupakan metastasis yang umumnya berasal dari kanker paru, payudara, dan ginjal. Foto iNews

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kasus penyakit saraf di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan, mulai dari gangguan neurologi ringan hingga kasus kompleks seperti kelainan pembuluh darah otak dan tumor.

Kondisi ini menuntut penanganan yang semakin presisi, cepat, dan terintegrasi, seiring kebutuhan layanan kesehatan modern yang mampu menjawab kompleksitas penyakit saraf di Tanah Air.

Di sisi lain, kasus tumor otak juga menjadi perhatian serius karena dapat berasal dari jaringan otak (primer) maupun penyebaran kanker dari organ lain (metastasis). Diperkirakan sekitar 15–30 persen kasus tumor otak merupakan metastasis yang umumnya berasal dari kanker paru, payudara, dan ginjal.

Tingginya kasus ini mendorong kebutuhan teknologi penanganan minim invasif agar pasien tidak harus menjalani operasi terbuka atau berobat ke luar negeri.

Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Adin Nulkhasanah, menyatakan bahwa kebutuhan terhadap teknologi radiosurgery semakin meningkat dalam penanganan kasus saraf.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network