KOTA TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang secara resmi menyiapkan serangkaian operasi pasar strategis untuk menjamin ketersediaan pasokan komoditas utama menjelang Hari Raya Idul Adha. Langkah proaktif ini diambil sebagai respons terhadap tren peningkatan permintaan masyarakat yang biasanya memicu lonjakan harga pangan di pasar-pasar tradisional.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyebutkan bahwa inflasi di wilayahnya saat ini telah menunjukkan tren penurunan yang positif. Meskipun inflasi April turun menjadi 1,54 persen dari bulan sebelumnya, pemerintah tetap mewaspadai lonjakan pada sektor pangan seperti cabai merah dan minyak goreng.
Pihak pemerintah daerah menegaskan bahwa hasil pemantauan terkini menunjukkan stok bahan pokok di gudang-gudang distributor masih dalam kondisi tersedia dan sangat aman.
"Kami sudah lakukan pemantauan, stok cabai dan minyak goreng tersedia, namun adanya peningkatan harga karena faktor permintaan," ujar Ruta Ireng Wicaksono, Jumat (15/5/2026).
Melalui Dinas Ketahanan Pangan serta Disperindagkop, Pemkot Tangerang akan segera meluncurkan program pasar murah di sejumlah titik lokasi strategis pemukiman warga. Pengawasan lapangan juga diperketat guna memastikan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan secara tidak wajar melalui kenaikan harga pangan yang signifikan.
Agenda ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah masa libur panjang Idul Adha. Kerja sama lintas sektoral diharapkan mampu menciptakan iklim perdagangan yang sehat sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, telah memberikan instruksi khusus kepada tim gabungan untuk menyasar semua lini distribusi pangan di wilayah tersebut. Penekanan utama dari instruksi ini adalah untuk memastikan ketersediaan terpenuhi sepenuhnya dan mencegah adanya praktik penimbunan oleh oknum nakal.
Masyarakat juga diimbau secara luas untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru bisa merusak stabilitas harga. "Kita juga melakukan uji tera timbangan di pasar guna memastikan tidak ada kerugian yang dialami konsumen saat melakukan transaksi," tegas Maryono Hasan.
Dengan berbagai langkah mitigasi ini, Pemkot Tangerang optimis dapat mengendalikan laju inflasi dan memberikan kenyamanan bagi warga dalam merayakan hari besar keagamaan. Sinergi antara pengawasan ketat dan ketersediaan stok yang melimpah menjadi kunci suksesnya stabilitas ekonomi di Kota Tangerang bulan ini.
Editor : Aris
Artikel Terkait
