JAKARTA, iNewsTangsel.id - Di tengah meningkatnya penggunaan perangkat rumah pintar di Indonesia, persoalan utama yang mulai dihadapi pengguna, yakni sistem keamanan yang terfragmentasi dan kurang terintegrasi.
Pendekatan integrasi antara kamera keamanan dan kunci pintu digital dalam satu sistem terpadu. Langkah ini muncul seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan yang tidak hanya memantau, tetapi juga mampu merespons potensi risiko secara real-time.
Salah satu contoh integrasi yang ditawarkan adalah kemampuan sistem untuk secara otomatis merekam dan mengirim notifikasi saat akses pintu terdeteksi. Teknologi ini memanfaatkan kombinasi smart lock dan kamera yang saling terhubung dalam satu aplikasi.
Fenomena ini sejalan dengan tren meningkatnya penggunaan perangkat CCTV dan smart home di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh kebutuhan keamanan serta kemudahan pemantauan jarak jauh.
Selain integrasi perangkat, isu perlindungan data dan privasi juga menjadi perhatian. Pendekatan keamanan berlapis untuk mengurangi potensi kebocoran data di tengah maraknya digitalisasi rumah tangga menjadi perhatian utama.
Country Manager EZVIZ Indonesia, Paul Fang, mengatakan teknologi keamanan rumah kini bergerak ke arah sistem yang lebih responsif. “Keamanan tidak lagi sekadar merekam, tapi juga membantu mencegah risiko sebelum terjadi,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).
Kondisi ini menunjukkan pergeseran tren smart home di Indonesia, dari sekadar perangkat tambahan menjadi kebutuhan sistem keamanan terintegrasi yang menuntut konektivitas, efisiensi, dan perlindungan data dalam satu ekosistem.
Sedangkan Marketing Manager EZVIZ Indonesia, Oktavia Mega Wati, mengatakan penggunaan perangkat dari vendor berbeda selama ini kerap membuat sistem smart home berjalan tidak optimal.
“Kampanye ini menunjukkan bagaimana sistem keamanan rumah dapat terhubung dalam satu ekosistem. Pengguna bisa memantau kondisi rumah, mengontrol akses pintu, hingga mendapatkan notifikasi keamanan secara real-time dengan lebih mudah,” tutupnya.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
