Pasokan Alat Masak Nasional Terjaga, Puluhan Ribu Meter Persegi Pabrik Tangerang Disiagakan

Vitrianda
Kebutuhan akan peralatan masak berbahan dasar baja tahan karat (stainless steel) dan aluminium antilengket terus mengalami peningkatan.Foto: ist

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Kebutuhan akan peralatan masak berbahan dasar baja tahan karat (stainless steel) dan aluminium antilengket terus mengalami peningkatan konsisten, baik untuk memenuhi pasar domestik maupun pasar ekspor.

Peralatan dapur yang tahan lama, higienis, dan efisien menjadi elemen vital dalam mendukung rantai pasok industri kuliner serta kebutuhan rumah tangga harian.

Memenuhi tingginya permintaan pasokan ini memerlukan kapasitas manufaktur pengolahan logam yang stabil, terintegrasi, dan berkesinambungan selama puluhan tahun.

Untuk menjaga kelancaran distribusi peralatan masak berskala besar, efisiensi alur kerja dan optimalisasi tata letak mesin berat menjadi kunci utama. Penggunaan dua fasilitas produksi terpisah—seperti area pemrosesan stainless steel seluas 20.500 meter persegi di Sewan dan pusat pabrikasi aluminium antilengket seluas 51.000 meter persegi di Bayur, Tangerang—sangat dibutuhkan untuk mengamankan jalur pergerakan bahan baku dan mencegah kendala operasional.

Tingginya volume kebutuhan alat dapur ini tecermin dari kapasitas distribusi tahunan yang mencapai rata-rata 300 kontainer 40 kaki untuk produk baja tahan karat, serta 180 kontainer 40 kaki untuk lini aluminium antilengket.

Pemrosesan material secara sistematis dan terukur ini penting agar kuota logistik harian tetap terpenuhi tanpa fluktuasi yang drastis. Aktivitas rutin serta rekam jejak produksi alat masak ini juga dapat diamati publik secara transparan melalui akun Instagram @pancisupraofficial.

PT Supra Teratai Meta, entitas manufaktur pengolahan logam yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1990, merupakan produsen di balik pemenuhan kapasitas peralatan masak tersebut.

Selama lebih dari tiga dekade, perusahaan memfokuskan kegiatan operasionalnya pada kualitas produksi dan penguatan rantai pasok industri logam nasional.

Guna mengawal kelancaran seluruh proses pengolahan, jajaran manajemen menerapkan protokol pengawasan internal yang ketat.

"Fokus utama dalam mengelola fasilitas industri dengan riwayat operasional yang panjang adalah memastikan stabilitas sistem dan kepatuhan terhadap standar prosedur pengolahan logam dasar," ungkap Herman Utama, Direktur SUPRA. "Dengan beroperasinya dua fasilitas produksi di Tangerang

"Prioritas kami adalah menjaga efisiensi alur kerja, menjadwalkan perawatan mesin secara berkala, dan mengelola sumber daya manusia yang terstruktur agar kuota distribusi fisik tahunan tetap dapat terpenuhi sesuai dengan perhitungan kapasitas pabrik." kata dia.

Sebagai bagian dari prosedur keterbukaan informasi korporat, perusahaan berkomitmen untuk terus memelihara saluran komunikasi yang dapat diakses oleh publik maupun pemangku kepentingan, termasuk menyampaikan pembaruan laporan kegiatan keseharian di lingkungan pabrik.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network