Dukungan penuh disampaikan Ambassador Designate Norwegia untuk Indonesia, H.E. Kaja Glomm. Ia menilai hutan Indonesia memiliki peran vital secara global dan keberhasilan pengelolaannya sangat bergantung pada masyarakat yang hidup di sekitar kawasan tersebut. Kaja Glomm menyebut keberadaan masyarakat adat, pemuda, dan organisasi sipil membawa pengetahuan praktis yang mempermudah aksi iklim langsung di lapangan.
"Norwegia sangat bangga dapat mendukung ambisi iklim dan kehutanan Indonesia melalui kemitraan jangka panjang kami. Sejauh ini, melalui kontribusi berbasis hasil, kami telah menyalurkan US$216 juta untuk mendukung hasil terverifikasi Indonesia dalam mengurangi emisi akibat deforestasi dan degradasi hutan. Kontribusi berbasis hasil ini mendukung rencana operasional FOLU Net 2030 Indonesia," ujar Kaja Glomm.
Sementara itu, Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto menegaskan bahwa pencapaian program ini tidak sekadar diukur dari besaran nominal dana yang disalurkan, melainkan dampak nyatanya bagi masyarakat lokal agar tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga aktor utama solusi iklim.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
