Marak Kendaraan Listrik, Industri Diimbau Terapkan Standar Proteksi Kebakaran Baterai Khusus

TIm iNews Tangsel
Pendekatan proteksi dinilai harus mempertimbangkan karakteristik teknis baterai, kondisi fisik fasilitas, hingga kesiapan personel operasional. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pesatnya perkembangan teknologi kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi berbasis baterai lithium-ion menghadirkan tantangan keselamatan baru bagi sektor industri. Risiko kebakaran pada perangkat berbasis energi terbarukan ini memiliki karakteristik berbeda dari musibah kebakaran konvensional pada umumnya.

Salah satu ancaman utama yang perlu diantisipasi secara serius adalah fenomena thermal runaway atau lonjakan suhu ekstrem pada sel baterai. Kondisi tersebut memicu reaksi berantai yang melepaskan panas intensif, menghasilkan asap beracun, serta menyulitkan proses pemadaman api.

Menanggapi potensi bahaya tersebut, perusahaan proteksi keselamatan SKIA E&C Pte Ltd menekankan pentingnya penerapan strategi penanganan insiden yang matang. Pendekatan proteksi dinilai harus mempertimbangkan karakteristik teknis baterai, kondisi fisik fasilitas, hingga kesiapan personel operasional.

"Perkembangan teknologi berbasis baterai menghadirkan peluang besar, tetapi juga membawa karakteristik risiko kebakaran yang perlu dipahami dengan baik," ujar Director SKIA E&C Pte Ltd, Ang Tiat Leong, di Jakarta, Sabtu (10/10/2026). 

Ia menambahkan bahwa strategi keselamatan harus dirancang adaptif mengikuti kebutuhan operasional dan lingkungan kerja di setiap lokasi. Perusahaan penanganan risiko ini juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun perangkat tunggal yang mampu menanggulangi seluruh skenario kebakaran baterai. Oleh karena itu, integrasi antara sistem pemantauan dini, ketersediaan alat proteksi khusus, serta prosedur tanggap darurat yang teruji menjadi kunci utama.

Kesiapsiagaan tersebut dinilai sangat krusial, baik untuk penerapan di lingkungan industri manufaktur maupun pada fasilitas komersial publik. Pemahaman komprehensif terhadap potensi bahaya baterai akan meminimalkan potensi kerugian materi serta korban jiwa saat terjadi insiden.

Dukungan keahlian di bidang proteksi kebakaran terus diperkuat guna memfasilitasi perencanaan keselamatan yang sejalan dengan pesatnya adopsi teknologi hijau. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pelaku industri terhadap bahaya tersembunyi dari penggunaan energi masa kini.

Penerapan standar keselamatan yang ketat menjadi fondasi penting agar transformasi menuju penggunaan energi bersih dapat berjalan secara aman dan berkelanjutan. Langkah mitigasi sejak dini menjadi investasi krusial dalam menjaga kelangsungan ekosistem industri berbasis teknologi tinggi di tanah air.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network