1.194 Mahasiswa Ikuti Kompetisi Bisnis, Maggot dan Sabun dari Limbah Buah Jadi Inovasi

Hasiholan
Pengembangan kewirausahaan di perguruan tinggi menjadi salah satu upaya mendorong mahasiswa menciptakan inovasi sekaligus membangun bisnis yang berkelanjutan. Foto Olan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pengembangan kewirausahaan di perguruan tinggi menjadi salah satu upaya mendorong mahasiswa menciptakan inovasi sekaligus membangun bisnis yang berkelanjutan. Sebanyak 1.194 mahasiswa mengikuti kompetisi bisnis untuk mengembangkan ide usaha, menyusun perencanaan, hingga menguji produk dan bisnis yang telah berjalan.

Kompetisi bisnis mahasiswa ini memasuki babak final pada 23–24 Oktober 2026. Sebanyak 30 kelompok terpilih akan memamerkan produk dan mempresentasikan strategi bisnis mereka di hadapan dewan juri untuk menunjukkan potensi inovasi serta kesiapan usaha menghadapi kebutuhan pasar.

Berdasarkan data penyelenggara, peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni Business Idea Competition dengan 477 mahasiswa, Business Plan Competition sebanyak 282 mahasiswa, dan Business Competition yang diikuti 435 mahasiswa. Pembagian kategori tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bisnis sesuai dengan tahapan dan tingkat kesiapan usahanya.

Program bertajuk BINUS Startup Vaganza 2026 ini diselenggarakan oleh BINUS University melalui BINUS Incubator dan BINUS Entrepreneurship Center. Rangkaian kegiatan diawali dengan pameran bisnis atau Demoday pada 23 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan presentasi final dan pengumuman pemenang pada 24 Oktober 2026.

“Melalui program ini, kami memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan kewirausahaan, mengembangkan strategi bisnis, serta membangun jejaring dengan sesama mahasiswa dan pelaku industri,” ujar Diana perwakilan dari Universitas Telkom Surabaya, Jumat (23/10/2026).

Selain itu Fadli mahasiswa semester tujuh dari Universitas BINUS Bandung berkesempatan mengintegrasikan budidaya maggot dengan website pengumpulan sampah yang dirancangya bersama tim. "Kami bertiga dalam tim sedang menjajaki kerjasama dengan RT/RW di seluruh Kota Bandung untuk mengurangi sampah plastik dan organik melalui sistem digital, katanya. 

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network