Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Indeks Kebahagiaan Keluarga Tangerang Masih Rendah
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Haru Viki, Siswa SMA Rela Jalan Kaki 16 Km Tangsel-Depok Setiap Hari demi Sekolah

Jum'at, 23 Februari 2024 | 15:58 WIB
  • author Faiq Hidayat
Kisah Haru Viki, Siswa SMA Rela Jalan Kaki 16 Km Tangsel-Depok Setiap Hari demi Sekolah
Viki, siswa SMA rela jalan kaki 16 Km Tangsel-Depok setiap hari demi sekolah. Foto: TikTok

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Viki, seorang siswa SMA dari Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), dengan rela berjalan kaki setiap hari ke sekolah di Bojongsari Lama, Depok. 

Ini sudah menjadi kebiasaannya selama dua tahun terakhir, menempuh perjalanan pulang-pergi sekitar 16 kilometer setiap hari.

"Dia benar-benar berjalan setiap hari tanpa biaya. Sudah dua tahun berjalan kaki," kata Viki dalam akun Tiktok @terdalam, seperti yang dilansir pada Rabu (24/5/2023).

Seorang siswa kelas tiga ini pernah terjatuh di pinggir jalan karena kelelahan setelah pulang sekolah pada sore hari. Beruntung, dia dibantu oleh beberapa warga setempat.

"Saya pusing pulang sekolah dari Bojongsari," ungkap Viki sambil meminum segelas teh.

Viki menjelaskan bahwa dia terpaksa harus berjalan kaki sejauh 16 kilometer karena usaha orang tuanya yang berjualan ikan hias sudah gulung tikar. 

Kondisi ini membuatnya tidak memiliki biaya untuk pendidikan dan juga tidak bisa pulang bersama teman-temannya.

"Karena usaha ikan hias sudah tidak ada, ibu saya tidak bisa bekerja di rumah lagi," tambahnya.

Tak hanya itu, Viki juga harus mencari penghasilan dengan menjaga parkir. Uang dari parkir tersebut digunakan untuk kebutuhan makan orang tuanya dan dirinya sendiri.

"Saya biasa mengumpulkan uang dari parkir sekitar Rp10.000-15.000 setiap hari. Uangnya digunakan untuk makan indomie telur, Rp10.000 untuk ibu, dan sisanya Rp5.000 untuk saya," jelasnya.

Meski tengah menghadapi ujian kelas 3, Viki belum juga membayar uang SPP. Namun, orang tuanya telah berbicara dengan kepala sekolah untuk mencicil pembayaran.

"Dia bertekad untuk lulus sekolah, dia punya semangat yang kuat," kata ibu Viki.

"Saya merasa sedih setiap hari, tapi dia tetap gigih untuk sekolah," tambah ayah Viki.
 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut