Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Iduladha 2026: Ratusan Hewan Kurban Disalurkan hingga Pelosok Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Wujud Nyata Toleransi, Masjid Istiqlal Terima 22 Sapi Kurban dari Gereja Katedral

Senin, 17 Juni 2024 | 13:41 WIB
  • author Aris Danu
Wujud Nyata Toleransi, Masjid Istiqlal Terima 22 Sapi Kurban dari Gereja Katedral
Nasaruddin menyebut, sumbangan sapi dari umat nonmuslim merupakan wujud nyata toleransi di Indonesia.

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Masjid Istiqlal Jakarta menerima sumbangan sapi kurban dari Gereja Katedral Jakarta. Sapi tersebut ditempatkan bersama dengan sapi-sapi lain di halaman Masjid Istiqlal.

Selain dari Gereja Katedral, Masjid Istiqlal telah menerima 50 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Dari 50 sapi yang diterima, 22 ekor merupakan sumbangan dari umat nonmuslim.

"22 ekor dari sahabat kita yang nonmuslim, ada dari Katedral, dan sapinya besar," kata Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2024).

Nasaruddin menjelaskan, sapi kurban dari Gereja Katedral berukuran besar, berwarna cokelat dengan kepala putih, dan memiliki tulisan 'Katedral' untuk menandakan pemberi sumbangan.

Selain sapi dari Katedral, di halaman Masjid Istiqlal juga terdapat sapi sumbangan dari Megawati, Prabowo, dan Gibran Rakabuming Raka. Semua sapi tersebut akan disembelih pada Selasa (18/6/2024).

Nasaruddin menyatakan bahwa sumbangan sapi dari umat nonmuslim adalah bukti nyata toleransi di Indonesia.

"Inilah toleransi Indonesia. Yang wajib berkurban itu adalah umat Islam yang mampu. Tapi inilah Indonesia, inilah Istiqlal, kita benar-benar menjalin toleransi dan pemahaman yang mendalam lintas agama di Istiqlal ini," tegasnya.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut