Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Krisis Sampah Tangsel, Gubernur Banten Paksakan TPA Cipeucang Dibuka Meski Over Capacity!
Advertisement . Scroll to see content

Kejati Banten Selidiki Dugaan Korupsi Biaya Penunjang Operasional Penjabat Gubernur Banten 2022-2024

Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:25 WIB
  • author Hasiholan
Kejati Banten Selidiki Dugaan Korupsi Biaya Penunjang Operasional Penjabat Gubernur Banten 2022-2024
Kejati Banten juga membuka kemungkinan untuk memeriksa Pj Gubernur Banten periode 2022-2024, Al Muktabar, terkait kasus ini.

SERANG, iNewsTangsel.id - Dugaan korupsi terkait biaya penunjang operasional Penjabat (Pj) Gubernur Banten periode 2022-2024 saat ini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Penyelidikan ini merupakan pelimpahan perkara dari Kejaksaan Agung. "Kasus ini diteruskan oleh Kejaksaan Agung, Jampidsus, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penyalahgunaan anggaran biaya penunjang operasional yang diduga mencapai Rp 39 miliar," ujar Kasi Penkum Kejati Banten, Rangga Adekresna, pada Jumat (31/1/2024).

Rangga menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kejati Banten mulai mengusut dugaan korupsi tersebut sejak 2 Januari lalu.

"Sampai saat ini, sudah tujuh orang yang diperiksa. Namun, kami belum bisa mengungkap siapa saja yang telah dipanggil," katanya.

Ia menambahkan bahwa pemanggilan saksi masih bersifat klarifikasi. Kejati Banten saat ini masih menelusuri apakah benar terjadi tindak pidana korupsi dalam alokasi anggaran tersebut.

Selain itu, Kejati Banten juga membuka kemungkinan untuk memeriksa Pj Gubernur Banten periode 2022-2024, Al Muktabar, terkait kasus ini. Rangga menegaskan bahwa pemeriksaan saksi akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan penyelidikan.

"Sekali lagi, ini masih tahap penyelidikan. Apakah ada tindak pidananya atau tidak, kita tunggu hasil pemeriksaannya," pungkasnya.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut