Tak Hanya Ketupat Sayur dan Opor, Makanan Khas Lebaran Ini Jarang Diketahui Masyarakat

JAKARTA,iNewsTangsel.id- Hari Raya Idul Fitri identik dengan sajian khas seperti ketupat sayur dan opor ayam. Namun, di berbagai daerah di Indonesia, ada banyak makanan khas Lebaran yang jarang diketahui masyarakat luas.
Makanan-makanan ini memiliki cita rasa unik dan kaya akan sejarah budaya setempat. Keberagaman kuliner yang ada menjadi bukti bahwa Indonesia tidak hanya kaya akan pesona alam dan tradisi, tetapi juga memiliki kekayaan rasa yang memperkaya pengalaman bersantap.
Berikut adalah rangkuman berbagai makanan khas Lebaran dari sejumlah daerah yang dihimpun dari berbagai sumber.
Makanan Pertama, Orem-Orem Malang. Di Malang, ketupat sering disajikan dengan hidangan khas bernama orem-orem. Masakan tradisional ini terbuat dari tempe dan ayam yang dimasak dalam kuah santan, menciptakan cita rasa gurih yang khas.
Ketupat yang telah dipotong kemudian disajikan bersama orem-orem dan diberi tambahan tauge di atasnya. Secara rasa, hidangan ini memiliki kemiripan dengan sayur lodeh karena kuahnya yang kaya rempah.
Bagi yang tidak terlalu menyukai rasa pedas, bisa menambahkan kecap manis saat menyantapnya agar lebih sesuai dengan selera.
Kedua, Bebek Gulai Kurma Aceh. Di Aceh sendiri, hidangan khas yang selalu hadir saat Lebaran adalah bebek gulai kurma. Masakan ini terdiri atas potongan daging bebek yang dimasak bersama santan, pandan, serai, dan daun temurui.
Keunikan dari hidangan ini terletak pada rempah-rempahnya, seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan biji pala yang memberikan aroma khas dan cita rasa yang begitu kuat. Bebek gulai kurma sering menjadi menu istimewa yang disajikan bagi keluarga dan tamu saat perayaan Lebaran.
Ketiga, Ayam Bumbu Anam Palembang. Di Palembang, ada hidangan khas Lebaran yang mirip dengan opor ayam, yaitu ayam bumbu anam. Makanan ini menjadi sajian wajib saat hari raya dan biasanya dinikmati bersama ketupat.
Secara tampilan dan tekstur, ayam bumbu anam menyerupai gulai. Proses memasaknya cukup sederhana, yaitu dengan merebus potongan ayam terlebih dahulu, kemudian memasaknya dengan santan kental dan aneka bumbu hingga kuahnya berubah warna menjadi kuning keemasan.
Keempat, Ayam Woku Manado. Ayam woku adalah hidangan khas dari Manado yang memiliki cita rasa pedas dan kaya rempah. Masakan ini dimasak dengan cara yang mirip ayam bumbu rujak, namun dengan bumbu khas Sulawesi Utara.
Ciri khas ayam woku adalah kuahnya yang mengental serta aroma kemangi yang kuat. Tingkat kepedasan dari cabai yang digunakan juga menjadi daya tarik tersendiri. Agar lebih nikmat, ayam woku biasanya disantap dengan nasi putih hangat.
Kelima, Ayam Gagape Makassar. Di Makassar, ada hidangan yang sering disajikan saat Lebaran dan memiliki kemiripan dengan opor ayam, yaitu ayam gagape. Masakan ini menjadi sajian utama dalam jamuan keluarga dan tamu yang datang bersilaturahmi.
Keunikan ayam gagape terletak pada kuahnya yang lebih kering dibandingkan opor ayam. Selain itu, hidangan ini menggunakan tambahan kelapa parut sangrai yang membuat teksturnya lebih kental dan memberikan cita rasa gurih khas Sulawesi.
Keenam, Lemang Jambi. Lemang adalah salah satu makanan yang sering disajikan saat Lebaran di Jambi. hidangan ini dibuat dari beras ketan yang digulung dalam daun pisang, kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan dipanggang hingga matang.
Meskipun bukan makanan asli Jambi, lemang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di daerah ini. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal menjadikannya sajian yang cocok dinikmati bersama hidangan lain.
Ketujuh, Rendang Padang. Salah satu hidangan yang hampir selalu hadir saat Lebaran adalah rendang. Masakan khas Minang ini umumnya dibuat dari daging sapi yang dimasak perlahan dengan santan dan aneka rempah.
Selain daging sapi, rendang juga bisa diolah menggunakan bahan lain seperti ayam, paru, jamur, atau bahkan bebek.
Lebaran memang menjadi momen yang paling dinanti untuk berkumpul bersama keluarga, dan kehadiran makanan khas Lebaran semakin menambah hangat suasana.
Setiap hidangan tak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan makna mendalam tentang tradisi, kebersamaan, dan kenangan masa lalu yang selalu dikenang. Lantas, hidangan mana yang paling ingin ada coba pada momen Lebaran ini?
Editor : Hasiholan Siahaan