Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sekolah SMK di Kabupaten Tangerang Mulai Bersiap Hadapi TKA
Advertisement . Scroll to see content

Ulyas Taha: Toleransi dan Penghargaan atas Perbedaan adalah Kunci Bangsa yang Kuat dan Bersatu

Rabu, 14 Mei 2025 | 14:46 WIB
  • author Putra Maili
Ulyas Taha: Toleransi dan Penghargaan atas Perbedaan adalah Kunci Bangsa yang Kuat dan Bersatu
Ulyas Taha mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keutuhan bangsa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, menegaskan pentingnya sikap saling menghargai dalam membangun bangsa yang maju dan bersatu. Hal ini disampaikannya saat memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kantor DPD RI Provinsi Sulawesi Utara. Acara tersebut turut dihadiri oleh anggota DPD RI/MPR RI, Maya Rumantir.

Dalam paparannya, Ulyas Taha yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Sulut, menekankan perlunya penanaman nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—kepada generasi muda, termasuk pelajar, mahasiswa, pemuda, dan remaja masjid.

“Generasi muda harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan agar bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. “Menghargai perbedaan adalah kunci dalam membangun bangsa yang kuat dan bersatu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ulyas Taha juga mengulas sejarah perumusan sila pertama Pancasila. Ia menjelaskan bagaimana para pendiri bangsa dengan bijak menghapus tujuh kata dalam rumusan awal demi menjaga persatuan nasional. “Itu bukti bahwa perbedaan adalah keniscayaan, namun lewat semangat toleransi, kita mampu merajut kesepakatan besar demi kebaikan bangsa,” jelasnya.

Menutup pemaparannya, Ulyas Taha mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keutuhan bangsa. “Mari kita jaga persatuan Indonesia. Dampak dari kerukunan ini akan dirasakan hingga anak cucu kita kelak,” serunya penuh semangat.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut