Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertumbuhan Pusat Data AI Tingkatkan Kebutuhan Listrik, Ini Tantangan Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

AI dan Fintech Ubah Ekosistem Keuangan Indonesia

Jum'at, 23 Mei 2025 | 20:39 WIB
  • author Deny Pohan
AI dan Fintech Ubah Ekosistem Keuangan Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia memiliki peran krusial dalam membentuk pedoman dan pengawasan terhadap penerapan teknologi AI.

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Industri fintech terus menjadi motor penggerak perubahan dalam lanskap keuangan Indonesia. Tak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, kehadiran fintech turut memperluas akses layanan keuangan hingga ke kota-kota kecil dan wilayah berkembang. Saat ini, lebih dari 300 perusahaan fintech beroperasi di Indonesia, menciptakan ekosistem yang dinamis dan kompetitif.

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, banyak pelaku industri fintech mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membangun model bisnis yang lebih tangguh. Teknologi ini dimanfaatkan tidak hanya pada sisi layanan pelanggan, tetapi juga di balik layar untuk otomatisasi proses seperti penilaian kredit, deteksi penipuan, dan efisiensi operasional melalui machine learning.

Seiring meningkatnya adopsi keuangan digital, isu etika dan regulasi dalam penggunaan AI menjadi perhatian utama. Para pemimpin sektor perbankan, keuangan, dan asuransi (BFSI) menegaskan pentingnya pengembangan AI yang bertanggung jawab, dengan prinsip-prinsip utama seperti akurasi, keamanan data, transparansi, dan keadilan.

"AI yang bertanggung jawab akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital," ujar Bunga Sugiarto, Regional Director, Salesforce Indonesia, Jumat (23/5/2025). Adopsi AI secara strategis harus dibarengi dengan kepatuhan ketat terhadap regulasi dan perlindungan data pengguna, tegas Bunga.

Regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia memiliki peran krusial dalam membentuk pedoman dan pengawasan terhadap penerapan teknologi AI. Kolaborasi erat antara regulator, pelaku industri, dan penyedia teknologi diharapkan mampu mewujudkan ekosistem keuangan digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan, tutupnya.

 

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut