get app
inews
Aa Text
Read Next : Korban Banjir Medan Terima Bantuan Tahap Awal, Fokus pada Kebutuhan Mendesak

800 Kg Linen Bekas Rumah Sakit Disulap Jadi Manfaat

Rabu, 01 Oktober 2025 | 06:20 WIB
header img
Hearth to Earth, olah limbah linen bekas rumah sakit jadi produk bermanfaat. Foto Elva

DEPOK, iNewsTangsel.id - Inisiatif baru memperlihatkan bagaimana sektor kesehatan bisa berperan langsung menjaga kelestarian lingkungan. Sebanyak 800 kilogram (kg) limbah linen rumah sakit berhasil diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan program “Heart to Earth: Sehat untuk Jantung, Sehat untuk Bumi”, dari Siloam Heart Hospital bekerja sama dengan Ciro Waste yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Jantung Sedunia. 

“800 kg limbah linen, setara dengan pengurangan emisi karbon sebesar 16.000 kgCO₂e. Produk hasil daur ulang kemudian disalurkan ke lebih dari 50 titik penerima manfaat, mulai dari sekolah, puskesmas, hingga rumah singgah di Jabodetabek dan Balikpapan,” kata Direktur Siloam Heart Hospital, dr. Karina Arifiani, di Depok, Senin (29/9/2025). 

Dia menjelaskan, linen bekas rumah sakit yang semula berpotensi menjadi sampah berbahaya diolah dengan pendekatan reuse dan upcycle. Hasilnya berupa barang bernilai guna, mulai dari produk kerajinan tangan hingga perlengkapan sederhana. 

“Semua produk itu didistribusikan ke sekolah, puskesmas, rumah singgah, dan bank sampah. Distribusi tahap pertama telah menjangkau lebih dari 50 titik penerima manfaat di wilayah Jabodetabek hingga Balikpapan,” ungkapnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni menerangkan, pengelolaan limbah seperti ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi baru melalui pemberdayaan pengrajin lokal.

“Isu kesehatan dan lingkungan saling berkaitan. Program ini bisa menjadi inspirasi bagaimana pengelolaan limbah rumah sakit dilakukan secara bertanggung jawab sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Reni.

Pada kesempatan yang sama, Co-Founder & Chief Operation Officer Ciro Waste, Dianisa Ester menegaskan, pengelolaan limbah bukan sebagai beban atau sekadar kewajiban, melainkan peluang untuk menciptakan nilai tambah. 

“Limbah domestik rumah sakit kami olah menjadi barang yang bernilai guna, baik dari fungsi aslinya hingga menjadi produk kerajinan tangan yang turut memberdayakan pengrajin lokal. Sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi komunitas sekitar,” ucapnya. 

Salah satu penerima manfaat, Kepala sekolah SLB Ulaka Penca, Ratmartini mengaku, terbantu dengan distribusi produk hasil olahan. Karena, manfaat terbesar bukan hanya berupa barang yang diterima, melainkan terciptanya lingkungan yang lebih bersih.

“Lingkungan sehat berarti anak-anak bisa tumbuh tanpa dibayangi risiko penyakit. Itu jauh lebih berharga daripada manfaat sesaat,” teganya. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut