Program Makan Bergizi Gratis di Bogor Raya, Ujian Serius untuk Gizi Anak-Anak
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Yayasan Saudagar Mulia Indonesia resmi menggandeng PT Pangan Indonesia Sehat (PT PIS) untuk mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bogor Raya.
Kesepakatan operasional diteken Ketua Yayasan Saudagar Mulia Indonesia Subhan Murtadla, S.Ag, dan Direktur Utama PT PIS Nazrulloh. Tahap awal, dua dari lima SPPG akan dioperasikan di Kota Bogor.
Subhan menyebut kerja sama ini dilatarbelakangi kebutuhan percepatan perbaikan gizi di Kota Bogor.
“Bogor butuh percepatan. Kami ingin program MBG tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar berdampak pada perbaikan gizi,” ujar Subhan, Sabtu (24/1/2026).
PT PIS menunjuk Yustinus Timor sebagai Direktur Operasional untuk memimpin pengelolaan SPPG di lapangan. Nazrulloh menilai pengalaman Yustinus memahami kondisi sosial Bogor menjadi alasan utama penunjukan tersebut. “Pengalaman dan pemahamannya terhadap tipologi masyarakat Bogor diharapkan bisa menyukseskan pengelolaan SPPG,” kata Nazrulloh.
Yustinus menegaskan MBG bukan sekadar program distribusi makanan. “MBG bukan urusan bagi-bagi nasi kotak. Ini soal rekayasa sosial untuk membangun SDM masa depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. “Setiap rupiah harus dikonversi menjadi gizi terbaik untuk anak-anak Bogor,” tegasnya.
Meski demikian, kerja sama ini akan diuji pada aspek pemerataan layanan, transparansi pengelolaan, serta konsistensi kualitas gizi. Publik menanti apakah pengelolaan SPPG benar-benar menjawab persoalan stunting dan ketimpangan akses pangan, atau hanya menjadi proyek rutin berbasis anggaran.
Editor : Hasiholan Siahaan