get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger! Gajah Sumatera Tewas Mengenaskan di Riau, Kemenhut Panggil Bos Besar Perusahaan Raksasa Ini!

Perayaan Hari Kasih Sayang, Kini Tak Harus Romantis

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:56 WIB
header img
Perayaan Hari Kasih Sayang dengan musik dan interaksi kreatif yang ekspresi kasih sayang generasi muda. Foto Elva

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perayaan Hari Kasih Sayang yang selama ini identik dengan hubungan romantis pasangan kekasih, kini mengalami pergeseran makna, terutama di kalangan generasi muda. Valentine tidak lagi semata dirayakan sebagai simbol cinta dua insan, tetapi juga sebagai kepada keluarga, sahabat, serta orang-orang yang berperan dalam kehidupan sehari-hari.

Perubahan cara pandang tersebut terlihat dari berbagai kegiatan yang digelar menjelang Hari Kasih Sayang. Salah satunya,  kegiatan yang digelar SilverQueen melalui kampanye #BanyakMaknaCinta berkolaborasi dengan TikTok bertajuk Love Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (7/2/2026). 

Brand Manager SilverQueen, Mikhaela Bunawan mengatakan, acara ini dihadiri ratusan pengunjung ini menjadi ruang pertemuan antara ekspresi kreatif, musik, dan interaksi sosial anak muda dalam merayakan makna cinta yang beragam. 

“Melalui pendekatan yang lebih inklusif, Valentine dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat relasi sosial dan membangun empati,” kata Mikhaela. 

Menurut dia, kampanye ini sudah diusung sejak beberapa tahun terakhir. Tujuannya, mengajak anak muda melihat cinta sebagai nilai yang inklusif dan universal. 

“Karena Hari Kasih Sayang bisa menjadi pengingat untuk menyampaikan terima kasih dan perhatian kepada siapa pun yang berarti dalam hidup, tidak hanya pasangan,” ujarnya.

Mikhaela menjelaskan, kolaborasi ini turut memperluas jangkauan pesan tersebut ke ruang daring. Momen-momen yang tercipta selama acara tidak hanya dinikmati oleh pengunjung di lokasi, tetapi juga dibagikan melalui media sosial.

“Sehingga membuka ruang percakapan yang lebih luas mengenai cara generasi muda memaknai dan mengekspresikan kasih sayang,” terangnya. 

Dia menegaskan, sejak pertama kali digelar, kampanye ini menjadi salah satu contoh bagaimana perayaan Hari Kasih Sayang bertransformasi menjadi pengalaman sosial dan budaya yang lebih inklusif. 

“Valentine bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajakan untuk membangun kebiasaan saling menghargai dan mengekspresikan perhatian dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya. 

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut