Polres Cimahi Bekuk Penyelundup 200 Kg Narkoba Lintas Sumatera di Cipondoh Tangerang
CIMAHI, iNewsTangsel - Polres Cimahi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar dengan total barang bukti mencapai 200 kilogram di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan intensif dari serangkaian kasus narkotika yang sebelumnya telah ditangani oleh jajaran kepolisian.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini mencakup penyitaan ganja seberat satu kuintal dengan nilai ekonomi yang sangat tinggi. "Perlu kami sampaikan, ini adalah pengungkapan ganja dengan barang bukti senilai kurang lebih Rp 600 juta," ujar Niko di Mapolres Cimahi, dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).
Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari proses pelacakan jaringan yang dilakukan secara terus-menerus. Penangkapan para tersangka di Tangerang menjadi puncak dari penyelidikan panjang untuk memutus rantai peredaran barang haram tersebut.
Niko menambahkan bahwa timnya bergerak berdasarkan data dari kasus-kasus terdahulu yang dirilis pihak kepolisian untuk memburu bandar besar. "Ini adalah pengembangan dari beberapa kasus yang pernah kami rilis sebelumnya, sehingga didapatkanlah barang bukti ganja tersebut," lanjutnya.
Ketiga tersangka yang kini telah diamankan merupakan target operasi yang sudah dalam pantauan polisi sejak mereka menginjakkan kaki di Pulau Jawa. Petugas melakukan pengawasan ketat sejak para pelaku melintasi rute penyeberangan strategis di Pelabuhan Merak-Bakauheni.
"Pelaku sudah dalam pengawasan oleh anggota narkoba sejak turun di Pelabuhan Merak, dan akhirnya diamankan," ungkap AKBP Niko dengan tegas. Penangkapan dilakukan di sebuah lokasi usaha waralaba setelah petugas memastikan seluruh barang bukti berada di tangan para tersangka.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, seluruh pasokan narkoba tersebut dipastikan berasal dari Padang, Sumatera Barat, untuk diedarkan di wilayah Jawa. Sindikat ini menggunakan jalur darat sebagai modus operandi utama dalam mendistribusikan barang terlarang melintasi antarprovinsi.
"Dari pelaku ini sendiri, dia mendapatkan barang ini semuanya dari Sumatera Barat, Padang," jelas Kapolres terkait asal muasal narkoba tersebut. Penemuan ini semakin mempertegas adanya ancaman nyata dari jalur penyelundupan narkotika yang menghubungkan Sumatera dan Jawa.
Polisi kini tengah mendalami peran masing-masing tersangka untuk membongkar aktor intelektual di balik jaringan lintas wilayah ini. Langkah strategis terus dilakukan guna memastikan tidak ada lagi celah bagi pengedar narkoba untuk beroperasi di wilayah hukum Jawa Barat dan sekitarnya.
"Ini adalah sindikat lintas Sumatera–Jawa yang berhasil diungkap, dan tentunya masih dalam rangka pengembangan," pungkas AKBP Niko menutup keterangannya.
Editor : Aris