Tangerang Darurat Sampah! Ribuan Ton Sampah Melonjak Pasca-lebaran
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Volume sampah rumah tangga di wilayah Kabupaten dan Kota Tangerang dilaporkan mengalami lonjakan drastis segera setelah perayaan Lebaran usai. Ribuan ton limbah kini menumpuk setiap harinya dan membutuhkan penanganan intensif dari ratusan armada angkut serta ribuan personel kebersihan.
Pemerintah Kabupaten Tangerang mencatat produksi sampah mencapai 2.700 ton per hari, namun baru mampu mengangkut sekitar 1.300 ton ke tempat pembuangan akhir. Hal ini menyebabkan adanya selisih ribuan ton limbah yang masih tertahan di titik-titik pengumpulan sementara di pemukiman warga.
"Jadi, 1.400 ton belum dapat dipindahkan ke TPA karena kapasitas angkut yang terbatas," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Ujat Suderajat, Minggu (29/3/2026).
Angka fantastis ini didasarkan pada hitungan rata-rata produksi limbah individu yang mencapai 0,7 kilogram per orang setiap harinya.
Ujat menjelaskan bahwa meskipun banyak warga yang melakukan mudik, volume sampah di wilayah tersebut tetap mengalami kenaikan signifikan hingga 200 ton. Lonjakan ini dipicu oleh tingginya konsumsi rumah tangga dan aktivitas masyarakat selama masa libur panjang di awal tahun 2026.
"Walaupun warga banyak yang mudik Lebaran, namun kenaikannya lumayan signifikan dibandingkan hari-hari biasa," tutur Ujat.
Fenomena ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menimbulkan dampak kesehatan bagi publik.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 1.000 personel petugas kebersihan ke berbagai titik strategis. Selain itu, 300 armada pengangkut sampah juga disiagakan untuk menyisir seluruh lokasi pemukiman hingga destinasi wisata yang padat pengunjung.
Petugas yang dikerahkan terdiri dari 300 penyapu jalan atau pesapon serta 700 personel khusus yang bertugas melakukan pengangkutan limbah secara rutin. Pengerahan tenaga ekstra ini diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi sampah agar tidak menimbulkan aroma tidak sedap di tengah kota.
Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya mengoptimalkan ritase armada angkut guna mengejar ketertinggalan ribuan ton sampah yang belum terangkut. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah juga sangat diharapkan untuk membantu meringankan beban pengolahan limbah di hilir.
Editor : Aris