get app
inews
Aa Text
Read Next : Sungai Cisadane Beracun! DPR Semprot Pemkot Tangsel Soal Tata Ruang Amburadul Ancam Nyawa Warga!

Viral Flyover Ciputat Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel: Kami Sangat Memahami Keresahan Warga!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:13 WIB
header img
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan Flyover Ciputat pada Minggu (22/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. (Foto: ist)

CIPUTAT, iNewsTangsel - Aksi heroik warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan parah di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mendadak viral dan memicu respons cepat dari pemerintah daerah. Fenomena ini bermula dari keresahan pengguna jalan yang merasa terancam keselamatannya akibat lubang yang tak kunjung diperbaiki secara permanen.

Terlebih, jalan berlubang itu sempat memakan korban pada H+2 Lebaran yang mana pengendara motor terjatuh akibat menghantam lubang di flyover Ciputat. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, TB Asep Nurdin, menyatakan bahwa Wali Kota Benyamin Davnie sangat menghargai inisiatif nyata yang dilakukan masyarakat tersebut. Pihak Pemkot melihat aksi ini sebagai bentuk kecintaan warga terhadap kenyamanan dan keamanan infrastruktur di kota mereka sendiri.

"Informasi seperti ini sangat penting bagi kami untuk memetakan prioritas kenyamanan warga di lapangan," ujar Asep dalam keterangannya pada Jumat (27/3/2026). 

Namun, Asep menjelaskan bahwa terdapat kendala administratif yang cukup rumit karena Flyover Ciputat sebenarnya berstatus sebagai Jalan Nasional. Hal ini berarti wewenang penuh untuk pemeliharaan dan perbaikan fisik berada di bawah kendali Kementerian PUPR, bukan Pemerintah Kota.

Pemkot Tangsel menegaskan bahwa mereka tidak bisa sembarangan menggunakan dana APBD untuk memperbaiki aset yang secara regulasi milik Pemerintah Pusat. Penggunaan anggaran yang dipaksakan tanpa koordinasi legal yang tepat berisiko menyalahi aturan tata kelola keuangan negara yang sangat ketat.

"Penjelasan ini bukan sebagai bentuk pengelakkan tanggung jawab, melainkan untuk memberikan pemahaman terkait batasan legal penggunaan dana APBD," ujar Asep. 

"Memang harus kami akui bahwa sejauh ini belum ada progres atau realisasi fisik dari pihak kementerian. Kami sangat memahami keresahan warga karena mobilitas di sana sangat tinggi," tambahnya.

Asep membeberkan bahwa pihaknya telah berulang kali melayangkan surat resmi dan melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian terkait guna mendesak perbaikan. Sayangnya, hingga saat ini realisasi fisik di lapangan memang belum terlihat sehingga memicu gelombang kritik dari masyarakat luas yang melintas.

Wali Kota Benyamin Davnie kini telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah jemput bola demi mendapatkan kepastian jadwal perbaikan dari pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan agar kerusakan jalan yang ada tidak semakin parah dan membahayakan nyawa pengendara yang memiliki mobilitas tinggi di kawasan tersebut.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut