get app
inews
Aa Text
Read Next : Data Terbaru Dirut KAI: Tragedi Bekasi Timur Renggut 14 Nyawa, Puluhan Masih Dirawat

Terungkap Detik-Detik Kecelakaan: KA Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam saat Hantam KRL di Bekasi Timur!

Selasa, 28 April 2026 | 17:33 WIB
header img
Kecelakaan hebat antara Kereta Api Argo Bromo dan KRL Commuter Line terjadi di kawasan Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026). Foto Ist

JAKARTA, iNewsTangsel - Korlantas Polri kini menggunakan teknologi Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki secara mendalam kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Hasil penyelidikan sementara mengungkap fakta mengejutkan bahwa KA Argo Bromo sedang melaju kencang dengan kecepatan 110 km/jam sebelum hantaman keras terjadi.

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe, menjelaskan bahwa rangkaian petaka ini sebenarnya bermula dari sebuah taksi yang mengalami masalah kelistrikan. Taksi tersebut mogok tepat di atas perlintasan kereta hingga akhirnya tertemper oleh KRL dan memicu gangguan jadwal perjalanan yang fatal.

"Akibat permasalahan kendaraan tersebut, terjadilah tabrakan yang mengganggu proses perjalanan kereta api-kereta api lainnya," ujar Kompol Sandhi kepada awak media pada Selasa (28/4/2026). 

Kemacetan jalur tersebut menyebabkan sejumlah rangkaian KRL tertahan di area stasiun dalam waktu yang cukup lama untuk proses evakuasi awal.

Sayangnya, saat KRL masih tertahan menunggu jalur aman, KA Argo Bromo Anggrek meluncur dari arah belakang tanpa peringatan yang memadai untuk melakukan pengereman darurat. Hal ini diduga terjadi karena adanya celah komunikasi yang sangat serius dalam sistem pengaturan lalu lintas kereta api di wilayah tersebut.

"Kurangnya koordinasi atau informasi membuat peringatan menyeluruh tidak sampai kepada masinis KA Argo Bromo Anggrek," ucap Sandhi.

Akibat informasi yang tidak akurat, kereta cepat tersebut tetap melintas dalam kecepatan tinggi tanpa menyadari adanya KRL yang sedang berhenti di depannya.

Insiden tabrakan di Stasiun Bekasi Timur ini seketika berubah menjadi tragedi kemanusiaan yang memprihatinkan dengan jumlah korban jiwa yang cukup banyak. Minimnya waktu untuk menghindar membuat dampak benturan antar-rangkaian baja tersebut menjadi sangat mematikan bagi para penumpang di dalam gerbong.

 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut