get app
inews
Aa Text
Read Next : Update Jumlah Korban Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi

Stasiun Bekasi Timur Masih Lumpuh, Lokomotif Argo Bromo Akhirnya Berhasil Dilepas

Selasa, 28 April 2026 | 08:44 WIB
header img
Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, Stasiun Bekasi Timur masih ditutup total bagi operasional umum menyusul tragedi tabrakan hebat antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line. Foto: iNews

BEKASI, iNewsBekasi.id - Hingga Selasa (28/4/2026) pagi, Stasiun Bekasi Timur masih ditutup total bagi operasional umum menyusul tragedi tabrakan hebat antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi malam sebelumnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 07.30 hingga 08.18 WIB, petugas PT KAI masih berkonsentrasi penuh melakukan evakuasi rangkaian kereta. Titik terang mulai terlihat pada pukul 08.10 WIB ketika lokomotif KA Argo Bromo yang sempat tertanam di dalam badan KRL Commuter Line akhirnya berhasil dilepaskan menggunakan bantuan lokomotif penarik.

Terpisahnya kedua rangkaian tersebut memudahkan tim SAR untuk menyisir area yang sebelumnya sulit dijangkau. Dampaknya, jumlah korban jiwa dipastikan terus bertambah.

Setidaknya tujuh kantong jenazah baru telah dievakuasi dari dalam reruntuhan menuju ambulans yang bersiaga di depan stasiun. Hilir mudik kendaraan medis masih mewarnai area stasiun seiring dengan proses penyisiran yang belum berhenti.

Kondisi di sekitar lokasi kejadian nampak dijaga ketat oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri. Di tengah kesibukan petugas medis dan tim evakuasi, suasana haru terlihat dari kerumunan keluarga dan kerabat korban yang masih setia menunggu kepastian nasib anggota keluarga mereka.

Hingga saat ini, data pasti mengenai total korban belum dirilis secara resmi karena tim SAR masih berupaya memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di bawah puing-puing gerbong.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut