get app
inews
Aa Text
Read Next : Sembako Cuma Kedok! Toko di Ciputat Digerebek Ternyata Sarang Tramadol

Kronologi Lengkap Pelajar SMAN 11 Tangsel Tewas, Pelaku Simpan Dendam Lama Sejak Ramadan 2025:

Rabu, 29 April 2026 | 10:59 WIB
header img
Kabut duka menyelimuti keluarga besar SMAN 11 Tangsel. FA (17), seorang pelajar yang dikenal aktif, meregang nyawa secara tragis di Jalan Taqwa, Ciputat. Foto: Dok

CIPUTAT, iNewsTangsel.id – Kabut duka menyelimuti keluarga besar SMAN 11 Tangsel. FA (17), seorang pelajar yang dikenal aktif, meregang nyawa secara tragis di Jalan Taqwa, Ciputat. Bukan karena tawuran, melainkan akibat menjadi sasaran pelampiasan dendam lama yang salah sasaran.

Berikut adalah kronologi lengkap peristiwa memilukan tersebut berdasarkan data yang dihimpun kepolisian:

1. Benih Dendam: Bentrokan Cisauk Ramadan 2025

Akar persoalan ini ternyata telah tertanam setahun silam. Pada momen Ramadan 2025, terjadi bentrokan hebat antar dua kelompok di wilayah Cisauk. Meski waktu telah berlalu, api dendam di salah satu kubu yang usianya lebih dewasa ternyata tidak pernah padam. Mereka menunggu momentum untuk melakukan aksi balasan.

2. Selasa Dini Hari, 28 April 2026: Aksi Penyerangan Terencana

Pukul 01.30 WIB: Sekelompok pelaku yang sudah matang merencanakan penyerangan mulai bergerak menyisir kawasan Ciputat.

Pukul 02.00 WIB: Tiba di Jalan Taqwa, Kampung Gunung, Kelurahan Jombang, para pelaku bertemu dengan korban, FA. Tanpa ada bentrokan dua arah, sekelompok orang ini langsung melakukan aksi brutal secara bersama-sama. Polisi menegaskan tidak ada perlawanan dari pihak korban; ini murni penganiayaan berat, bukan tawuran.

3. Salah Sasaran: Korban Bukan Pelaku Konflik Lama
Fakta mencengangkan terungkap saat penyelidikan. FA diduga kuat sama sekali tidak terlibat dalam bentrokan Ramadan 2025 di Cisauk. Namun, nasib nahas membawanya berada di lokasi yang salah. Para pelaku melampiaskan dendam mereka secara membabi buta kepada korban meski ia tidak terkait dengan akar persoalan lama tersebut.

4. Upaya Penyelamatan di RSU Tangsel
Warga yang geger melihat korban tergeletak bersimbah darah segera memberikan pertolongan. FA dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan dalam kondisi kritis. Tim medis berupaya maksimal, namun akibat luka berat yang dialaminya, nyawa remaja 17 tahun ini tidak tertolong.

5. Rabu, 29 April 2026: Penangkapan dan Penegasan Polisi
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, bergerak cepat. Sejumlah terduga pelaku langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Saat ini jnazah korban dipindahkan ke RS Polri untuk visum. Sementara para pelaku terancam pasal penganiayaan berat yang menyebabkan kematian serta UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal.

Kepolisian meminta masyarakat tidak menyebarkan narasi bahwa ini adalah "tawuran pelajar". Fakta hukum menunjukkan ini adalah penganiayaan terencana akibat dendam menahun yang salah sasaran. Hingga saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku tambahan yang ikut serta dalam aksi brutal dini hari tersebut.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
icon news update
Berita Terkini
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut