get app
inews
Aa Text
Read Next : Srikandi Tangguh di Sentra Peternakan, Bersama Dompet Dhuafa Lahirkan Ekonomi Berdaya

Raih Beragam Kebaikan di The Kurban Series 1447 H Dompet Dhuafa

Minggu, 03 Mei 2026 | 13:51 WIB
header img
Dompet Dhuafa menggelar Kurbanaval 2026 sebagai bagian dari The Kurban Series. (Foto: dok DD)

JAKARTA, iNews.id – Dompet Dhuafa menggelar Kurbanaval 2026 sebagai bagian dari The Kurban Series bertajuk “Siapkan Kendaraan Terbaik Versimu” yang berlangsung di Cibis Park, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026). Kurban Dompet Dhuafa pada tahun ini menyasar tujuh negara dengan melibatkan tiga mitra global, untuk sebaran meliputi Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Jordania dan Sudan.

Adapun daging kurban akan didistribusikan ke 102 kabupaten/kota dan 788 desa dengan melibatkan 48 mitra peternak, serta menyasar 2 juta penerima manfaat.

Turut hadir dalam Kurbanaval 2026, Om Indro Warkop (public figur), Ahmad Juwaini (Ketua Yayasan Dompet Dhuafa), Elang MV (Motovloger), Ali Bastoni (Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa). Hadir pula Damara De yang tampil untuk menghibur masyarakat. Tak hanya itu, berbagai komunitas otomotif juga meramaikan acara hingga malam ini.

“Sejak 1994, perjalanan Dompet Dhuafa menyalurkan kurban terus tumbuh. Dari ratusan hewan hingga kini telah menjangkau pelosok negeri bahkan luar negeri. Bukan sekadar distribusi, tapi tentang menguatkan peternak, menciptakan senyuman hingga kebermanfaatan bagi pekurban, peternaknya hingga penerima manfaatnya. Lebih dari tiga dekade berlalu, yang dijaga tetap sama: amanah, transparansi, dan kebermanfaatan. Semua ini terjadi karena kebaikan Anda," ujar Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini.

Kurban Dompet Dhuafa menerapkan Quality Control (QC) yang ketat untuk menjamin kelayakan hewan kurban, yang meliputi 5 parameter utama dari bobot hidup hewan sesuai standar, kesehatan dan fisik hewan yang prima, usia hewan yang cukup secara syari, pelaksanaan pemotongan yang higienis/syar'i, serta distribusi tepat sasaran

Ahmad Juwaini juga menambahkan bahwa kurban Dompet Dhuafa selain ke pelosok negeri, juga menyasar wilayah luar negeri. Negara-negara seperti Myanmar, Somalia, Palestina, Suriah, Libanon, Jordania dan Sudan menjadi targetnya. Di sana banyak saudara kita saat merayakan hari besar kali ini tidak dalam kondisi yang mudah. Kemudian pangan terbatas, konflik belum usai, dan harapan yang terus diuji.

Kurban yang kita tunaikan mungkin sederhana bagi kita pribadi, tetapi bagi saudara-saudara yang tengah berada di situasi konflik, kurban bisa menjadi kebahagiaan yang lama dirindukan. Misi kurban yang Dompet Dhuafa hadirkan bukan sekadar tentang daging yang dibagikan, tapi ini juga tentang hadirnya rasa peduli. Tentang hangatnya persaudaraan yang melintasi batas negara. Tentang pesan bahwa mereka tidak sendiri.

Pada kurban kali ini Dompet Dhuafa menghadirkan layanan Kurban Express (Jual Langsung) sebagai bagian dari The Kurban Series. Program tersebut dirancang untuk memudahkan pekurban dalam menunaikan ibadah kurban dengan proses yang lebih praktis, cepat, dan tetap sesuai syariat melalui pengantaran hewan kurban berkualitas secara langsung.

“Melalui Kurban Express, Dompet Dhuafa dapat menjadi mitra penyedian hewan kurban yang akan didistribusikan secara langsung oleh mitra seperti individu, komunitas, masjid, sekolah, maupun perusahaan, khususnya di wilayah Jabodetabek. Dengan layanan ini, pekurban tidak hanya mendapatkan kemudahan akses dan efisiensi waktu, tetapi juga memastikan hewan yang diterima dalam kondisi sehat, terawat, dan siap untuk ditunaikan sesuai ketentuan ibadah kurban,” ujar Ahmad Juwaini.

Sementara itu, Ali Bastoni menambahkan, program kurban Dompet Dhuafa kemabli menargetkan penerima manfaat baik dari hulu maupun hilir. Di hulu, kurban 1447 H Dompet Dhuafa merangkul para peternak binaan dan mitra Dompet Dhuafa sebagai penerima manfaat dibidang peternakan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan pendampingan yang intensif, harapannya dapat menumbuhkan jumlah peternak mandiri.

Sementara di hilir, kurban berkomitmen mendistribusikan hingga pelosok Indonesia dan ke luar negeri. Komitmen tersebut merupakan bagian dari Dompet Dhuafa dalam meratakan konsumsi daging di masyarakat pada kalangan menengah ke bawah, khususnya wilayah minus pasokan daging kurban.

Di sisi lain, Indro ‘Warkop’ mengungkapkan ketertarikan bergabung untuk kurban di Dompet Dhuafa dimulai jauh sebelum sang istri wafat pada tahun 2018. Dompet Dhuafa menjadi jawaban atas rasa tidak aman yang sering dialami masyarakat perkotaan terkait ketepatan sasaran distribusi kurban.

“Banyak di Jakarta dan kota-kota besar, khususnya di komplek-komplek elit justru seringkali mendapatkan jatah hewan kurban yang tercukupi bahkan lebih, sementara banyak daerah yang lain jauh lebih membutuhkan," ucapnya.

Motovloger, Serta Elang MV mengatakan, "Berkurban dengan makna kendaraan menuju surga, kalau kita menangkap dari sisi otomotif, ya kita menyiapkan kendaraan harus semaksimal mungkin akan kenyamanan dan keamanan saat berkendara serta harus upgrade mesin atau gear sehingga motor selalu sehat dan terawat."

Editor : Rizqa Leony PutriMPI Marketing

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut