get app
inews
Aa Text
Read Next : 70 Persen Pasien Kanker Datang Terlambat, Teknologi AI Tingkatkan Pengobatan

Penerapan AI dalam Korporasi Pangkas Waktu Kerja Menjadi Efisien, Analisis Data Secepat Kilat

Selasa, 12 Mei 2026 | 19:05 WIB
header img
Inovasi AI membuktikan pengolahan dan analisis data science internal menjadi secepat kilat. [Foto: istimewa]

JAKARTA, iNewsTangsel - Era transformasi digital saat ini menuntut perusahaan besar untuk segera meninggalkan metode administrasi konvensional yang sering kali terjebak dalam pengelolaan data pembelanjaan yang tidak terstruktur. Pembenahan fondasi data pengadaan menjadi kunci utama agar seluruh informasi vendor dan transaksi dapat terintegrasi menjadi insight strategis yang mendukung proses bisnis secara lebih transparan dan akuntabel.

Melalui teknologi kecerdasan buatan atau AI dan data science hasil pengembangan internal, proses analisis yang biasanya memakan waktu satu bulan kini dapat diringkas menjadi hanya dua hari dengan akurasi di atas 95 persen. Inovasi tersebut membuktikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal mampu menciptakan sistem operasional yang efisien sekaligus meningkatkan daya saing industri di tingkat regional.

Inovasi ini yang berhasil dikembangkan PT ABM Investama Tbk (ABMM) sekaligus mengantar mereka mencetak prestasi membanggakan di kancah regional mereka memenangkan penghargaan Silver Stevie Winner 2026 dalam ajang The Asia-Pacific Stevie Awards. Pencapaian ini diraih berkat pengembangan sebuah platform digital internal yang merevolusi sistem pengadaan barang dan jasa perusahaan menjadi lebih canggih serta terintegrasi.

Transformasi ini bermula dari tantangan pengelolaan data pembelanjaan pada korporasi besar yang sering kali tersebar dan tidak terstruktur secara konsisten. Kehadiran platform ini menjadi fondasi krusial bagi perusahaan untuk menyatukan data vendor dan transaksi menjadi satu kesatuan informasi yang rapi guna mendukung efektivitas bisnis.

Sistem inovatif ini dikembangkan melalui kolaborasi lintas fungsi yang melibatkan tim pengadaan, pakar data science, hingga divisi teknologi informasi secara mandiri. 

Pemanfaatan teknologi Large Language Model (LLM) menjadi keunggulan utama dalam melakukan kategorisasi barang secara otomatis melalui fitur Smart Categorization Engine.

Direktur Utama ABMM, Achmad Ananda Djajanegara, menyatakan bahwa penghargaan internasional ini merefleksikan kemampuan perusahaan dalam membangun inovasi tanpa ketergantungan pihak ketiga. "Pencapaian ini meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memvalidasi keunggulan kualitas ABMM di tingkat regional Asia Pasifik," ujar pria yang akrab disapa Andi ini, dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026). 

Efisiensi yang dihasilkan melalui SPARROW (Spending Analytics for Strategic Procurement Workbench), platform pengadaan digital berbasis data yang dikembangkan secara internal, tergolong sangat drastis dan memberikan dampak nyata pada operasional harian perusahaan. Proses analisis pengadaan yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga satu bulan kini dapat dituntaskan hanya dalam waktu satu hingga dua hari kerja.

Kehebatan sistem ini juga dibuktikan dengan tingkat akurasi data yang mencapai di atas 95 persen serta cakupan informasi hingga 97 persen. Selain mempercepat proses, platform ini memperkuat tata kelola perusahaan melalui dashboard yang transparan dan mendukung pemberdayaan vendor-vendor lokal di Indonesia.

Andi menekankan bahwa kunci dari inovasi besar ini bukanlah investasi teknologi yang mahal, melainkan optimalisasi kapabilitas sumber daya manusia internal. Pihaknya mengandalkan keahlian tim internal dalam mengolah data guna menciptakan sistem yang lebih efisien tanpa harus melibatkan konsultan eksternal dari luar negeri.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut