get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Kota Tangerang Soroti Penyaluran Beasiswa yang Lelet dan Masalah Ijazah Tertahan

Rebutan Kuliah Gratis, 1.458 Peserta Bersaing di Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:13 WIB
header img
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat menyapa dan memberikan arahan kepada peserta saat membuka seleksi wawancara Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026. (Foto: Istimewa)

TANGERANG, iNewsTangsel.id -Sebanyak 1.458 peserta mengikuti seleksi wawancara program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (12/5/2026). Mereka bersaing memperebutkan 679 kuota beasiswa penuh jenjang D-3 hingga S1 yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

‎Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, lebih dari 1.700 pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos tahap administrasi dan berhak mengikuti wawancara. Untuk tahun ini yang akan mendapatkan beasiswa gratis hanya sebanyak 679 orang.

‎"Jumlah penerima manfaat tahun ini meningkat hampir tiga kali lipat dibanding 2025. Jika sebelumnya hanya 235 mahasiswa menerima bantuan, kini jumlahnya mencapai 679 orang," katanya. 

‎Ia menjelaskan, pihaknya menargetkan program ini bagi masyarakat kategori Desil 1 hingga Desil 4 atau keluarga berpenghasilan rendah. Seluruh biaya pendidikan mahasiswa terpilih akan ditanggung hingga lulus kuliah.

‎“Masyarakat yang orang tuanya memiliki keterbatasan ekonomi kini mendapatkan kesempatan yang sama. Kami membiayai secara penuh hingga lulus dan wisuda,” ujar Maesyal.

‎Dalam mendukung program tersebut, lanjut Maesyal, pihaknya telah bekerja sama dengan 33 perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Beberapa kampus mitra di antaranya IPB, Universitas Padjadjaran, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Terbuka, Kairo Universitas Al Azhar Kairo

‎"Selain itu, kami juga tengah menjajaki kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memperluas pilihan kampus bagi penerima beasiswa," terangnya.  

‎Menurut dia, di tengah ketatnya persaingan, proses seleksi dilakukan secara transparan tanpa adanya praktik titipan. Seluruh peserta harus melalui tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. 

‎"Proses seleksi berjalan murni dan bersih, tidak ada jalur belakang dalam menentukan siapa yang berhak mendapatkan beasiswa senilai total Rp25,5 miliar tersebut. Bukan hanya seleksi di internal saja, tapi juga di perguruan tinggi tidak ada main belakang,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Tangerang, Chaidir menambahkan, program ini ditujukan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Antusiasme peserta tahun ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.

‎"Program beasiswa ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Kami menyadari pemerintah harus hadir melangkah lebih jauh untuk menciptakan sarjana-sarjana baru di keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut