get app
inews
Aa Text
Read Next : Iduladha 2026: Ratusan Hewan Kurban Disalurkan hingga Pelosok Indonesia

Idul Adha 2026: Cara Bijak Jaga Kolesterol di Tengah Sajian Daging Kurban

Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:49 WIB
header img
Momentum Idul Adha pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dan berbagi, tetapi juga pengingat bagi masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Foto : Istimewa

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pendekatan unik digunakan untuk mengingatkan masyarakat soal pola konsumsi daging menjelang Idul Adha.

Alih-alih pendekatan edukasi formal, kampanye ini justru tampil dengan aksi di ruang publik. Perhatian publik berhasil dicuri lewat aksi nyentrik selebritas Aldi Taher yang berkeliling kawasan Blok M, Jakarta Selatan, mengenakan kostum kambing. Aksi tersebut menjadi strategi untuk menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang ringan dan mudah diterima.

Aldi mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kadar kolesterol, terutama saat momen Idul Adha yang identik dengan konsumsi daging merah. Momentum Idul Adha sendiri kerap menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga pola hidup sehat. "Tradisi berbagi dan mengolah daging kurban sering kali membuat konsumsi protein hewani meningkat drastis dalam beberapa hari, " katanya, Jumat (22/5/2026).

Melalui pendekatan yang lebih ringan dan mudah diterima, pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan di tengah tradisi kuliner diharapkan bisa lebih luas menjangkau masyarakat tanpa terasa menggurui, tegasnya.

Disisi lain Marketing Kalbe Nutritionals Jonathan Proklamanto, menjelaskan bahwa kampanye ini dirancang agar pesan kesehatan dapat diterima dengan cara yang lebih ringan.

“Kami ingin mengajak masyarakat tetap menikmati hidangan Idul Adha, tetapi juga lebih sadar akan pentingnya menjaga kadar kolesterol,” ujar Jonathan.

Ia menambahkan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi produk yang mengandung plant stanol ester, seperti Benecol, yang dikenal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dari makanan.

“Plant stanol ester bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol di usus, sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah jika dikonsumsi secara rutin dan diimbangi pola makan sehat,” jelasnya.

Menurut Jonathan, edukasi ini penting karena banyak masyarakat tidak menyadari lonjakan konsumsi lemak jenuh saat Idul Adha bisa berdampak pada kesehatan jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.

Selain melalui aksi di ruang publik, kampanye juga dilakukan lewat berbagai kanal komunikasi agar pesan tentang pola konsumsi seimbang dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

Momentum Idul Adha pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang kebersamaan dan berbagi, tetapi juga pengingat bagi masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah tradisi kuliner yang khas.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut