Pertumbuhan Kawasan BSD Dorong Persaingan Bisnis Tata Udara Premium
TANGERANG, iNewsTangsel.id -Berkembangnya kawasan hunian dan komersial di BSD dan Cisauk membuka peluang baru bagi industri tata udara nasional. Kondisi tersebut mendorong pelaku usaha memperluas jaringan pemasaran dan layanan untuk menjangkau segmen konsumen premium yang terus bertumbuh.
Ekspansi bisnis terlihat dari bertambahnya jaringan showroom khusus produk tata udara premium di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang. Langkah tersebut mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap prospek pasar yang ditopang pertumbuhan sektor properti dan meningkatnya kebutuhan perangkat pendukung bangunan modern.
Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia, Shinji Miyata mengatakan, ekspansi jaringan pemasaran dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi tata udara premium, khususnya pada segmen hunian modern dan bangunan komersial skala kecil hingga menengah.
"Permintaan terhadap sistem pendingin udara tidak lagi hanya mempertimbangkan fungsi pendinginan, tapi juga aspek efisiensi ruang, estetika interior, serta kualitas udara dalam ruangan," katanya, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, perkembangan tersebut sejalan dengan tren pertumbuhan kawasan residensial menengah atas di BSD dan wilayah penyangga Jakarta lainnya yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
"Meningkatnya pembangunan rumah premium, apartemen, serta ruang usaha mendorong kebutuhan sistem tata udara yang terintegrasi. Sehingga pengembangan jaringan distribusi dilakukan untuk memperkuat penetrasi pasar solusi tata udara premium, khususnya pada segmen hunian modern dan bangunan komersial skala kecil hingga menengah," paparnya.
Sementara itu, owner PT Alvamega Mitra Abadi, Cahya Aji Kusuma, menilai kawasan BSD dan Cisauk memiliki prospek pasar yang besar karena menjadi jalur penghubung antara kawasan hunian dan pusat aktivitas ekonomi baru. Tingginya mobilitas masyarakat di kawasan tersebut turut menciptakan peluang bagi industri pendukung properti, termasuk sektor pendingin udara.
"Selain memperluas jaringan distribusi, perkembangan pasar juga menunjukkan perubahan preferensi konsumen. Sistem AC sentral untuk rumah tinggal atau home central air conditioning mulai mendapat perhatian karena mampu melayani beberapa ruangan melalui satu unit luar (outdoor unit), sekaligus mendukung desain interior yang lebih rapi," ungkapnya.
Dia menerangkan, saat ini tren pasar menunjukkan konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan kemampuan pendinginan ruangan, tapi juga aspek efisiensi energi, estetika desain interior, serta kualitas udara dalam ruangan.
"Perubahan preferensi tersebut sejalan dengan perkembangan kawasan residensial menengah atas yang terus tumbuh di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Sehingga peningkatan pembangunan rumah premium, ruko, hingga ruang komersial menciptakan permintaan terhadap sistem pendingin udara yang lebih terintegrasi dan fleksibel," imbuhnya.
Editor : Elva Setyaningrum