get app
inews
Aa Text
Read Next : Langgar Izin, Pengelolaan Sampah Ilegal di Pinang Tangerang Disegel Pemkot!

‎Aksi Plogging Berhasil Kumpulkan Lebih dari 100 Kg Sampah

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:27 WIB
header img
Peserta kegiatan berlari sambil memungut sampah di salah satu destinasi wisata di Bali. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Persoalan sampah masih menjadi tantangan di berbagai destinasi wisata. Hal ini mendorong berbagai inisiatif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya dilakukan Amorepacific Indonesia yang menggelar program Pure Path: Plogging for a Better Future di kawasan Petitenget, Bali. Dari aksi tersebut berhasil mengumpulkan blebih dari 100 kilogram sampah dari area publik.

‎"Kegiatan berlari sambil memungut sampah ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan kami. Nantinya sampah tersebut dipilah untuk dikelola lebih lanjut," kata President Director Amorepacific Indonesia, Kyuho Lee, di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

‎Dijelaskan, program ini melibatkan puluhan peserta dari karyawan perusahaan, warga lokal, serta organisasi lingkungan Malu Dong Foundation. Karena kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

‎"Plogging dapat menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran mengenai dampak sampah terhadap lingkungan. Selain membantu membersihkan area publik, kegiatan tersebut juga memperkenalkan kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ‎Apalagi, Bali sebagai salah satu tujuan wisata utama di Indonesia masih menghadapi tantangan pengelolaan sampah," terangnya.

‎Pendiri Malu Dong Foundation, Komang Sudiarta, menambahkan, perubahan lingkungan berawal dari kesadaran individu yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan pelibatan masyarakat dalam kegiatan berbasis komunitas menjadi salah satu cara efektif untuk membangun budaya peduli lingkungan.

‎"Selain aksi pemungutan sampah, kegiatan tersebut juga disertai dukungan terhadap program edukasi lingkungan yang bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan ruang publik dan menerapkan gaya hidup berkelanjutan," ucapnya.

‎Menurut dia, persoalan sampah masih menjadi perhatian di berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia. Karena itu, kolaborasi antara komunitas, masyarakat, organisasi lingkungan, dan sektor swasta dinilai penting untuk memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus meningkatkan kesadaran publik.

‎"Melalui kegiatan seperti plogging, masyarakat diajak melihat pelestarian lingkungan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," katanya.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut