get app
inews
Aa Text
Read Next : Perbankan Indonesia Beradaptasi, Layanan Digital dan Fisik Kini Berjalan Seimbang

Kemenkop Bidik Talenta Teknologi untuk Modernisasi Koperasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 23:02 WIB
header img
Kementerian Koperasi resmi membuka Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 untuk menjaring talenta teknologi Indonesia dalam menciptakan solusi digital bagi transformasi koperasi dan ekonomi desa. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Transformasi digital terus menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor ekonomi kerakyatan, termasuk koperasi.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan Hackathon Digital Cooperative Expo 2026. Program berskala nasional ini dirancang untuk menjaring talenta digital, inovator, startup, akademisi, hingga praktisi koperasi guna menciptakan solusi teknologi yang mampu mempercepat modernisasi ekosistem koperasi Indonesia.

Ajang juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi mendukung Program Strategis Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Melalui kompetisi ini, peserta ditantang mengembangkan berbagai solusi digital yang dapat memperkuat tata kelola, layanan, dan daya saing koperasi di era ekonomi digital.

Peserta akan mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) yang mampu menjawab tantangan transformasi koperasi sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa. Program ini sejalan dengan upaya Kemenkop memperkuat digitalisasi koperasi melalui platform SIMKOPDES yang saat ini terus berkembang di berbagai daerah.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi, lebih dari 83 ribu koperasi desa dan kelurahan Merah Putih telah terorganisir dalam ekosistem digital koperasi. Sementara itu, jumlah anggota yang tergabung telah melampaui 2 juta orang, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pengembangan koperasi berbasis teknologi.

Hackathon ini akan berfokus pada empat sasaran strategis nasional, yakni peningkatan volume usaha koperasi, peningkatan keterlibatan masyarakat dalam berkoperasi, optimalisasi potensi ekonomi desa, serta peningkatan literasi dan partisipasi Generasi Z dan Generasi Alpha dalam gerakan koperasi. Fokus tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi terkini.

“Melalui program ini, kami ingin mendorong lahirnya talenta teknologi yang mampu menghadirkan transformasi nyata bagi koperasi dan ekonomi desa Indonesia,” tulis Kemenkop dalam pernyataan resminya, dikutip Kamis (25/6/2026).

Rangkaian kegiatan akan berlangsung sepanjang Juni hingga Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional yang jatuh setiap 12 Juli. Program dimulai dari proses registrasi dan kurasi peserta, dilanjutkan bootcamp, sesi mentoring bersama para ahli, hingga kompetisi hackathon selama 24 jam untuk menghasilkan prototipe solusi inovatif. Adapun proses pendaftaran dibuka hingga 29 Juni mendatang.

Setelah kompetisi berakhir, panitia akan mengumumkan para pemenang melalui konferensi pers. Solusi terbaik selanjutnya akan memasuki tahap inkubasi dan uji implementasi agar inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata dalam ekosistem koperasi nasional.

Kementerian Koperasi berharap Hackathon Digital Cooperative Expo 2026 mampu melahirkan solusi yang inovatif, implementatif, dan berkelanjutan untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut