Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Dorong Turnamen Domino Jadi Motor Sport Tourism
JAKARTA, iMewsTangsel.id - Transformasi domino dari permainan tradisional menjadi olahraga kompetitif mulai menunjukkan dampak nyata. HGI Jakarta Domino Tournament 2026 yang digelar di Jakarta International Velodrome pada 27–28 Juni lalu bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan sport tourism di ibu kota.
Turnamen yang diikuti sekitar 1.000 peserta ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menilai, pengembangan ekosistem domino membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Higgs Games Island (HGI) dan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia.
“Ekosistem domino yang terus berkembang perlu dukungan bersama agar bisa menjadi olahraga yang profesional dan berdampak luas,” ujar Pramono, Kamis (2/7/2026).
Dari sudut pandang ekonomi, turnamen ini memberi efek berganda. Kehadiran peserta dan penonton mendorong okupansi hotel, penggunaan transportasi, hingga peningkatan penjualan produk UMKM di sekitar lokasi acara. Pemerintah melihat pola ini sebagai peluang untuk mengembangkan event olahraga berbasis komunitas menjadi agenda wisata rutin.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, turut hadir dan menilai penyelenggaraan turnamen di venue berstandar internasional menjadi indikator kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah event mind sport berskala besar.
Perwakilan HGI menyebut, kompetisi hanyalah langkah awal. “Dari turnamen, pergerakan ekonomi terjadi—peserta butuh akomodasi, transportasi, hingga konsumsi. Ini membuka peluang bagi banyak sektor,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta juga mendorong integrasi olahraga domino dengan program sosial seperti “Jaga Jakarta” melalui pembentukan pos komunitas hingga tingkat kelurahan. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperluas partisipasi masyarakat, tetapi juga memperkuat basis olahraga berbasis komunitas.
Ke depan, Jakarta menargetkan event serupa dapat menjadi agenda rutin yang mampu menarik wisatawan domestik maupun internasional. Dengan pendekatan ini, olahraga tidak lagi hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kota.
Perubahan ini menandai babak baru: dari permainan sederhana di ruang komunitas, domino kini menjelma menjadi bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi kreatif dan pariwisata Jakarta.
Editor: Hasiholan Siahaan