Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Nekat! Bakar Sampah Bisa Dipenjara 6 Bulan atau Denda Rp50 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Tangerang Siagakan 50 Tenaga Medis untuk Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:12 WIB
  • author Aries
Pemkab Tangerang Siagakan 50 Tenaga Medis untuk Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ilustrasi kebakaran. [Foto: ist]

TANGERANG, iNewsTangsel - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, meningkatkan kesiapsiagaan penanganan kesehatan dengan menyiagakan 50 tenaga medis di lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Langkah ini dilakukan untuk melayani warga yang terdampak paparan asap akibat kebakaran yang terjadi sejak Selasa (30/6).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan jumlah personel medis ditambah seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di wilayah terdampak. "Kalau personel itu awal-awal cuma kita belasan, sekarang ini kita tingkatkan menjadi 50 orang, dengan tambahan dari puskesmas sekitar yang ada di wilayah bencana," ujarnya di Tangerang, Jumat (3/7).

Menurut Hendra, paparan asap dari material sampah yang terbakar mulai memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, jumlah warga yang mendatangi posko darurat untuk berobat kini hampir mencapai 200 orang.

Mayoritas warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan mengalami gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kelompok yang paling banyak terdampak meliputi ibu hamil, anak-anak, hingga orang dewasa yang tinggal di sekitar TPA Jatiwaringin.

Meski jumlah pasien terus bertambah, tim medis disebut telah memberikan penanganan secara maksimal dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga mendistribusikan masker dan oksigen untuk mendukung petugas yang bertugas di lapangan, khususnya tim pemadam kebakaran.

"Untuk masyarakat umum dibagikan masker standar, sedangkan masker spesifikasi tinggi jenis N95 disalurkan khusus bagi garda terdepan penanggulangan api atau petugas Damkar," kata Hendra. Hingga saat ini, belum ada petugas pemadam kebakaran maupun tenaga medis yang mengalami kondisi kritis dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sekitar 30 persen area kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berhasil dipadamkan dan mulai terkendali pada Jumat (3/7). Upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengoptimalkan dua armada helikopter water bombing dan pengerahan personel gabungan di lokasi.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan menyebut proses pemadaman terus dikebut memasuki hari keempat operasi darurat. "Jadi sudah hari keempat, kita mendatangkan dua unit helikopter water bombing, termasuk juga mengerahkan 18 armada pemadam kebakaran," ujar Djohan.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut