Antimainstream! Intip Fasilitas Gym Gratis di Masjid At Taqwa Vila Pamulang yang Lagi Viral
PAMULANG, iNewsTangsel.id - Masjid umumnya dikenal sebagai tempat ibadah yang tenang dan sakral. Namun, pemandangan berbeda akan Anda jumpai jika berkunjung ke Masjid At Taqwa Vila Pamulang, Tangerang Selatan.
Masjid ini mendadak viral di media sosial dan ramai diserbu warga lantaran menyediakan fasilitas gym (kebugaran) modern yang bisa diakses gratis oleh jemaah maupun masyarakat umum.
Langkah antimainstream ini mulai menjadi perbincangan hangat setelah pihak pengelola mengunggah video suasana tempat fitnes tersebut melalui akun Instagram resmi mereka pada 30 Mei 2026 lalu. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah jemaah asyik berlatih angkat beban menggunakan berbagai alat kebugaran yang mumpuni. Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut langsung memantik respons positif dan perhatian luas dari warganet.

Ketua DKM Masjid At-Taqwa Pamulang, Teguh Junaedi, menuturkan bahwa fasilitas kebugaran ini mulai beroperasi sejak Mei 2026. Ide unik ini rupanya berawal dari keinginan pengurus untuk memanfaatkan ruang kosong di lantai dua masjid.
Setelah berdiskusi dengan jemaah, muncul usulan kreatif untuk menyulap area multifungsi tersebut menjadi tempat olahraga. Terlebih, beberapa pengurus masjid kebetulan berprofesi sebagai personal trainer di pusat kebugaran komersial.
“Program gym gratis itu awal idenya dari pengurus dan jemaah. Kebetulan pengurus kita ada beberapa orang yang suka fitness. Makanya pas kita rembukan, kita rapat bagaimana agar masjid punya fasilitas gym. Pas kebetulan ada ruangan lantai dua yang multifungsi, akhirnya kita adakan fasilitas ini,” kata Teguh saat dihubungi iNews Media Group, Selasa (7/7/2026).
Teguh menambahkan, terobosan ini sengaja diambil demi menghadirkan program kerja yang unik dan berbeda dari masjid pada umumnya. Apalagi, tren gaya hidup sehat saat ini tengah digandrungi oleh berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga lansia.

Pengadaan fasilitas olahraga ini dirasa sangat tepat untuk mendukung visi DKM dalam mewujudkan jemaah yang sehat secara holistik. Di sisi lain, kehadiran gym ini juga sukses menjadi magnet kuat untuk menarik minat generasi muda agar lebih dekat dengan masjid.
“Salah satu tujuan kami mengadakan pelayanan gym itu kan untuk menarik orang ke masjid. Jadi yang biasanya nongkrong-nongkrong di luar, fasilitas ini bisa jadi magnet. Sekarang kan gym lagi tren untuk flexing kesehatan, remaja dominan di situ. Begitu waktu salat tiba, aktivitas selesai semua, kita masuk ke ruangan utama masjid untuk salat jemaah,” tutur dia.
Strategi jitu tersebut terbukti membuahkan hasil manis. Dari total jemaah yang mendaftar sebagai anggota (member), mayoritas memang didominasi oleh kelompok usia muda yang sangat antusias.
“Dari profilnya, hampir 60 persen rata-rata remaja. Total anggota saat ini sudah 150 orang untuk putra, sedangkan putri sekitar 70 orang. Jadi dari total 220 itu bervariasi usianya, dari anak SMP, SMA, bahkan yang umurnya sudah di atas 70 tahun pun ada,” tambah Teguh.
Menariknya lagi, seluruh fasilitas olahraga di sini dapat dinikmati tanpa dipungut biaya sepeser pun alias 100% gratis. Dana pengadaan alat-alat kebugaran tersebut murni bersumber dari kas masjid serta swadaya patungan dari para pengurus dan jemaah yang peduli.
“Untuk pendanaan, awal mulanya kami memang mengambil dari uang kas masjid dan patungan antara jemaah. Kita kumpulkan untuk modal awal membeli alat gym. Jadi murni pure dari dana masjid dan patungan jemaah,” ungkap dia.

Pamulang
Demi menjaga kenyamanan, privasi, dan ketertiban jemaah, pihak DKM memberlakukan pemisahan jadwal berkunjung yang ketat antara laki-laki dan perempuan. Jemaah perempuan mendapatkan jadwal khusus pada hari Rabu dan Sabtu, sementara hari selebihnya dialokasikan penuh untuk jemaah laki-laki.
Melalui fasilitas kebugaran ini, Teguh berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan kesegaran rohani melalui ibadah, tetapi juga kekuatan fisik yang prima melalui olahraga, sehingga tercipta masyarakat yang lebih produktif.
“Harapan kami, jemaah semakin sehat sehingga bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari, bekerja, dan salat dengan sempurna. Dengan sehat jasmani dan rohaninya, mereka akan lebih produktif tanpa sakit. Masjid ingin menjadi wasilah atau perantara agar jemaah tetap sehat,” pungkas Teguh.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar