Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Makanan Sehat Jadi Perhatian, 80 Persen Konsumen Indonesia Rela Bayar Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Pasar FMCG Indonesia Kian Ketat, Strategi Gaet Konsumen Baru Jadi Kunci Pertumbuhan

Kamis, 16 Juli 2026 | 11:27 WIB
  • author Aries
Pasar FMCG Indonesia Kian Ketat, Strategi Gaet Konsumen Baru Jadi Kunci Pertumbuhan
Lembaga riset Worldpanel Indonesia mengungkap persaingan pasar FMCG di Indonesia semakin sengit. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Persaingan di sektor barang konsumen cepat habis atau Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia dilaporkan berjalan semakin sengit sepanjang tahun ini. Meskipun frekuensi berbelanja masyarakat cenderung stabil, jumlah merek yang berhasil mempertahankan pertumbuhan justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut memaksa para pelaku industri untuk mengubah orientasi pemasaran mereka dari sekadar menjaga pelanggan lama menjadi lebih agresif. Berdasarkan pemeringkatan terbaru, persentase jenama yang mencatatkan tren positif merosot tajam akibat menyempitnya ruang loyalitas di tingkat rumah tangga.

“Konsumen masih berbelanja secara rutin, tetapi merek tidak lagi dapat mengandalkan pertumbuhan pasar semata. Memenangkan pembeli baru menjadi lebih penting daripada sebelumnya,” kata Venu Madhav, Managing Director lembaga riset Worldpanel Indonesia, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Venu menjelaskan bahwa lonjakan jumlah kompetitor baru di pasar menjadi pemicu utama mengetatnya perebutan atensi dari para pembeli potensial. Berdasarkan data riset, fondasi kesuksesan jangka panjang korporasi saat ini mutlak bergantung pada kemampuan mereka dalam memperluas penetrasi ke wilayah domestik baru.

Fenomena menarik lainnya juga ditunjukkan oleh pergerakan produsen skala kecil yang perlahan mulai merebut momentum pasar dari penguasa lama. Konsumen modern dinilai kian terbuka untuk mencoba produk alternatif yang menawarkan nilai ekonomis tinggi serta inovasi yang relevan bagi keseharian mereka.

Keberhasilan beberapa jenama lokal dalam menggaet jutaan pelanggan baru membuktikan bahwa pemanfaatan kemasan ekonomis dan penguatan jalur distribusi tradisional sangat efektif. Penyesuaian harga melalui paket promo terpadu juga terbukti ampuh mendongkrak volume penjualan di tengah situasi yang kompetitif ini.

“Merek-merek yang berkinerja terbaik adalah mereka yang terus menarik pembeli baru sekaligus memberikan lebih banyak alasan bagi konsumen untuk memilih mereka,” jelas Marketing Lead Worldpanel Indonesia, Corina Fajriyani.

Corina menambahkan bahwa pemahaman mendalam terhadap perubahan perilaku belanja harian menjadi pembeda utama antara merek yang bertahan dan yang tersisih. Pada akhirnya, konsistensi dalam menjaga relevansi fungsional produk akan menjadi penentu utama dalam mengamankan posisi di daftar sepuluh besar pasar nasional.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut