Gandeng Norwegia, Kemenhut Luncurkan Dana Masyarakat FOLU Net Sink Periode Ke-5
“Bagi BPDLH, capaian Layanan Dana Masyarakat FOLU Net Sink 2030 bukan hanya tentang angka yang telah disalurkan. Bagaimana dana karbon dapat dirasakan hingga ke tingkat tapak merupakan hal yang lebih utama. Dukungan pendanaan ini dapat menjadi pemantik perubahan besar yang dapat menumbuhkan semangat, membangun kapasitas, dan membuktikan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya dan menjaga lingkungan,” ujar Joko Tri Haryanto.
Guna menjaga keberlanjutan ekonomi, BPDLH juga menghadirkan Fasilitas Dana Bergulir (FDB) sebagai pembiayaan mikro bagi kelompok perhutanan sosial dan agroforestri. Tak berhenti di pembiayaan, BPDLH turut menandatangani Nota Kesepakatan bersama PT Jebe Trading Indonesia (JB Cocoa) sebagai penyerap hasil panen (offtaker) dan PT Rainforest Indonesia (Rainforest Alliance) sebagai mitra pendamping pertanian berkelanjutan.
"Kita mencoba untuk menciptakan satu mata rangkai terintegrasi. Jadi dari petani sampai ke pasar, itu kita bikin satu closed loop ekosistem,” imbuh Dirut BPDLH.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar