Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL di Tangsel, Sempat Terseret 200 Meter
CIPUTAT, iNewsTangsel.id – Seorang mahasiswa MF (23) meninggal dunia setelah tertabrak kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang di jalur antara Stasiun Sudimara – Rawabuntu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/10/2026) sore.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut Bambang, polisi menerima laporan dari warga melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 18.30 WIB.
“Personel langsung menuju lokasi setelah menerima informasi dari warga melalui layanan 110 sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Bambang, Jum'at (9/20/2026).
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Di tempat kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya telepon genggam dan kamera digital.
Bambang menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun kepolisian, MF sedang membuat konten untuk keperluan tugas kuliah ketika peristiwa tersebut terjadi.
“Menurut keterangan saksi, almarhum sedang membuat konten untuk keperluan tugas kuliah. Pada saat itu, korban tertemper kereta yang sedang melintas hingga terseret sekitar 200 meter,” jelasnya.
Keterangan mengenai aktivitas korban sebelum kejadian tersebut berasal dari saksi yang informasinya dihimpun polisi. Belum ada penjelasan terperinci mengenai posisi korban maupun rangkaian kejadian sesaat sebelum tertemper kereta.
Akibat kejadian tersebut, perjalanan kereta dan aktivitas penumpang sempat terganggu selama proses evakuasi berlangsung.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke Rumah Sakit Fatmawati untuk keperluan autopsi, berdasarkan keterangan dalam materi kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat informasi terperinci mengenai penyebab insiden maupun hasil pemeriksaan lanjutan. Penanganan kasus masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Editor: Doni Marhendro