Mayat Lelaki 25 Tahun Ditemukan di Aliran Setu Sasak, Polisi Temukan Kunci Motor
CIPUTAT, iNewsTangsel – Sesosok mayat laki-laki berinisial KMI (25) ditemukan di aliran Setu Sasak, wilayah Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (5/10/2026).
KMI yang diketahui lahir pada Maret 2001 tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan jenazah langsung mendapat penanganan dari petugas kepolisian.
Personel Polsek Ciputat Timur dan Polsek Pamulang bersama tim relawan ambulans mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti identitas korban serta penyebab kematiannya.
Jenazah KMI kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Mayat sudah kita bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk kita lakukan identifikasi. Kita tidak bisa menduga-duga, tidak bisa berandai-andai siapa orang ini dan apa penyebabnya,” ujar Bambang kepada iNewsTangsel.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang berada di dalam pakaian korban. Salah satunya berupa kunci sepeda motor.
Kunci tersebut akan dicocokkan dengan sepeda motor yang ditemukan tertinggal di sekitar lokasi penemuan jenazah.
“Ada kunci motor yang akan kita crosscheck dan kita sinkronkan dengan motor yang tertinggal di lokasi. Ada salah satu motor yang tertinggal di lokasi, nanti akan kita crosscheck,” jelasnya.
Bambang menegaskan, polisi tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kematian maupun kronologi kejadian sebelum hasil pemeriksaan resmi diperoleh.
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh siapa korban, latar belakang kejadian, serta bagaimana KMI hingga ditemukan meninggal dunia di aliran Setu Sasak.
“Selebihnya akan melakukan proses penyelidikan secara mendalam. Siapa orang ini, kenapa dan bagaimana peristiwanya secara utuh. Ini akan kami jelaskan,” katanya.
Polisi kini menunggu hasil identifikasi dan autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab serta perkiraan waktu kematian KMI.
“Kita tidak bisa berandai-andai. Nanti akan kita lakukan dan hasil autopsi. Itu menentukan penyebabnya dan kapan atau waktu meninggalnya,” pungkasnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap kronologi penemuan jenazah KMI, termasuk keterkaitan sepeda motor yang ditemukan tertinggal di sekitar lokasi.
Editor: Doni Marhendro