138 Warga Serpong Lagoon Tangsel Alami Muntah dan Diare
SETU, iNewsTangsel – Sebanyak 138 anak-anak dan orang dewasa mengalami muntah dan diare di Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sejak 14 September hingga 12 Oktober 2026.
Dengan adanya peristiwa itu, warga mendesak investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut, Selasa (13/10)2026).
Ketua RT 04 RW 07 Perumahan Serpong Lagoon, Heru Cahyono, mengatakan jumlah tersebut merupakan akumulasi warga yang terdata mengalami gangguan pencernaan.
"Total yang terdata 138 orang, campuran anak-anak dan dewasa," kata Heru, kepada iNewsTangsel.
Di tengah rentetan kasus tersebut, kualitas air menjadi salah satu faktor yang disoroti warga. Namun, dugaan keterkaitan antara air dan gangguan kesehatan yang dialami warga belum dapat dipastikan.
Heru mengatakan sampel air telah diambil oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel pada Jumat pekan lalu. Warga kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
"Indikasi terkait maraknya kasus diare di Serpong Lagoon masih menunggu hasil lab dari sampel air yang sudah diambil sama Dinkes dan DLH di hari Jumat kemarin," ujarnya.
Perbedaan hasil pemeriksaan tersebut perlu ditelaah lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan penyebab dan sumber penularan.
Hal itu lantaran, banyaknya warga yang mengalami gejala serupa dalam periode berdekatan belum membuktikan bahwa seluruh kasus berasal dari sumber yang sama.
Sementara, Dinkes dan DLH Tangsel belum memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan sampel air maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.
Editor: Doni Marhendro